Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kantongi Laba 20,2 T, Astra International Tebar Deviden 9,6 T

Rabu, 20 April 2022 17:20 WIB
RUPST Astra International. (Foto: Ist)
RUPST Astra International. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2022 (RUPST) PT Astra International Tbk (Astra) menyetujui pembagian deviden sebesar Rp 9,6 triliun atau sebesar Rp 239 per lembar saham dari total laba bersih perseroan tahun buku 2021 sebesar Rp 20,2 triliun.

Setiap saham dibagikan sebagai deviden tunai, termasuk di dalamnya dividen interim sebesar Rp 45 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp 1,8 triliun yang telah dibayarkan pada tanggal 29 Oktober 2021.

Sehingga sisanya sebesar Rp 194 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp 7,8 triliun akan dibayarkan pada tanggal 20 Mei 2022 kepada Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 10 Mei 2022 pukul 16.00 WIB.

Berita Terkait : Gelar RUPST, CIMB Niaga Finance Tebar Deviden Rp 24,39 M

"Sisanya sebesar Rp 10,5 trilin dibukukan sebagai laba ditahan perseroan," ucap Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro dalam konferensi pers RUPST Astra 2022 secara virtual, Rabu (20/4).

Pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh stakeholders atas dukungan penuh yang telah diberikan selama ini. "Dengan posisi keuangan yang kuat, Grup akan terus fokus mencari peluang bisnis baru untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan," kata Djony.

Dalam RUPST juga mengangkat Hamdani Dzulkarnaen Salim sebagai Direktur, John Raymond Witt sebagai Komisaris, Stephen Patrick Gore sebagai Komisaris, terhitung sejak ditutupnya Rapat ini untuk masa jabatan sebagaimana yang ditentukan oleh Anggaran Dasar Perseroan.

Berita Terkait : Jelang Lawan Madura United, Bruno Makin Pede Cetak Gol

Sehingga dengan demikian, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan berubah menjadi Presiden Direktur Djony Bunarto Tjondro, Direktur terdiri dari Johannes Loman, Suparno Djasmin, Chiew Sin Cheok, Gidion Hasan, Henry Tanoto, Santosa, Gita Tiffani Boer, FXL Kesuma dan Hamdani Dzulkarnaen Salim. Terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2023 Perseroan.

Sementara untuk Dewan Komisaris Perseroan terdiri dari Presiden Komisaris Prijono Sugiarto, Komisaris terdiri dari Sri Indrastuti Hadiputranto, Rahmat Waluyanto, Apinont Suchewaboripont, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro dan Anthony John Liddell Nightingale.

Komisaris Independen terdiri dari Benjamin William Keswick, John Raymond Witt, Stephen Patrick Gore dan Benjamin Birks. Terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2023 Perseroan, kecuali untuk  Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro sampai dengan RUPST Tahun 2024 Perseroan, dan John Raymond Witt serta Bapak Stephen Patrick Gore sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2025 Perseroan. [DWI]