Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Jelang 2022, LPS Pastikan Industri Perbankan Nasional Tetap Kuat Dan Stabil
Sabtu, 25 Desember 2021 11:57 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berkomitmen penuh, untuk terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada industri perbankan nasional.
Terutama dalam upaya untuk membangun NKRI melalui perekonomian yang kuat dan stabil di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda.
Baca juga : Menag Harap Perayaan Natal Jadi Inspirasi Umat Katolik
Direktur Group Riset Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Herman Saheruddin mengatakan, LPS merupakan bagian dari empat pilar Komite Stabilitas Sistem Keuangan Nasional (KSSK), yang berfungsi menjamin simpanan nasabah bank dan turut aktif dalam menjaga stabilitas sistem perbankan.
"LPS memiliki peran yang fundamental dalam menjaga stabilitas sistem keuangan Tanah Air dan kami meyakini mampu melewati krisis pandemi Covid-19 tanpa adanya permasalahan serius," jelas Herman dalam diskusi Forwada Online Media Workshop 2021 bertajuk, Menelisik Peran LPS dalam Memantik Pertumbuhan Kredit Perbankan, Jum’at (24/12).
Baca juga : Bupati Zaki Beri Penghargaan Digital Payment Kepada 17 OPD Dan Mitra
Selama periode tahun Jan 2020-Des 2021, LPS telah memangkas Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) rupiah sebesar 275 bps dan 150 bps untuk valuta asing. TBP pada bank umum dan BPR saat ini masing-masing 3,50 persen dan 6,00 persen serta untuk valuta asing 0,25 persen.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya