Dewan Pers

Dark/Light Mode

Teken MoU, Grab Dan BSSN Jamin Keamanan Siber Mitra Pengemudi & Merchant

Selasa, 17 Mei 2022 18:54 WIB
Foto: Dok Grab
Foto: Dok Grab

RM.id  Rakyat Merdeka - Grab bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengumumkan kerja sama dengan penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), untuk meningkatkan pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia terkait keamanan siber.

Khususnya untuk mitra pengemudi dan merchant Grab. Kolaborasi ini juga akan mencakup diskusi dalam rangka penyusunan kebijakan perlindungan informasi dan keamanan siber di Indonesia.

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, perkembangan ekonomi digital yang pesat dan meningkatnya UMKM yang memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha. Serta mendorong kolaborasi perdana antara Grab Indonesia dan BSSN, untuk semakin melindungi para pelaku ekonomi digital dari kejahatan siber.

Berita Terkait : DKI Berangkatkan 11 Ribu Peserta Mudik Gratis

Pemanfaatan teknologi juga sambung Ridzki, perlu dilengkapi dengan pemahaman terhadap literasi digital, khususnya untuk mitra pengemudi dan mitra merchant Grab, yang merupakan bagian dari garda terdepan Grab.

“Kami berharap melalui kolaborasi yang mengusung semangat GrabForGood untuk membawa dampak positif dari teknologi, Grab dapat terus meningkatkan kesadaran literasi terhadap keamanan siber sehingga setiap orang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi digital dengan lebih aman,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (17/5).

Grab Indonesia dan BSSN lanjutnya, akan mensinergikan ekosistem untuk menyelenggarakan berbagai pelatihan dan webinar terkait literasi keamanan siber dan keamanan ekonomi digital di GrabAcademy.

Berita Terkait : Jaminan Keamanan Pemudik Ke Sumatera

“Dengan memanfaatkan akses dan jaringan yang luas di Indonesia, Grab juga mendukung BSSN untuk kegiatan edukasi terkait keamanan siber kepada masyarakat Indonesia. Termasuk mitra merchant dan mitra pengemudi Grab agar terhindar dari serangan siber,” ujar Ridzki.

Kepala BSNN Hinsa Siburian mengatakan, pihaknya dalam melaksanakan tugas BSSN harus mempunyai strategi. Dan khusus untuk masalah perlindungan infrastruktur informasi vital nasional, sudah termasuk disini Grab di dalamnya.

“Ini harus kita lindungi supaya proses bisnis di Grab berjalan dengan aman dan lancar. Jika suatu saat (tapi kita tidak berharap) terjadi krisis, maka kita juga sudah menyiapkan bagaimana manajemen krisis siber nasional,” ujar Hinsa. ■