Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Hingga April, BRI Salurkan KUR Rp 88,9 Triliun
Ekonomi Di Level UMKM Sudah Bergeliat Kembali
Rabu, 18 Mei 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
Selain itu, sambung Teten, pencapaian target KUR akan didorong dengan porsi kredit perbankan yang ditarget 30 persen untuk UMKM.
“Kami ingin meningkatkan sampai sekitar Rp 400 triliun. Tapi Presiden minta Rp 500 triliun tahun ini. Mudah-mudahan tercapai,” harap Teten.
Baca juga : Angklung Dan Tari Betawi Semarakkan Paviliun Indonesia Di Festival Budaya Asia Roma
Menyoal ini, Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira memahami, keputusan Pemerintah mengerek plafon KUR tahun ini demi mendongkrak porsi kredit perbankan untuk pelaku UMKM yang ditargetkan mencapai 30 persen hingga tahun 2024.
Namun, ia melihat saat ini cakupan KUR belum sepenuhnya menjaring 59 juta pelaku usaha skala mikro. Padahal, masih banyak pelaku usaha mikro yang masih membutuhkan modal.
Baca juga : Jaga Rupiah, BI Tahan Lagi Suku Bunga Di Level 3,5 Persen
Selain itu, masalah pendampingan pasca pemberian modal masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) tersendiri.
“Para pelaku usaha mikro penerima KUR akan sulit, jika tidak ada pembinaan secara intens dan berkelanjutan. Ujung-ujungnya, mereka akan tetap bertahan pada tingkat usaha mikro,” kata Bhima kepada Rakyat Merdeka. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya