Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Bilang Jadi Presiden Habiskan 8 Triliun
Emil Lempar Bola Panas
Jumat, 3 Desember 2021 07:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Berapa duit yang perlu disiapkan buat jadi Presiden? Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil punya bocorannya. Kata Kang Emil-sapaan Ridwan Kamil-biaya untuk jadi Presiden butuh Rp 8 triliun. Serius Kang?
Bocoran biaya itu muncul saat Emil menjadi pembicara di acara Fisipol Leadership Road to 2024 Seri #I. Dalam sesi tanya jawab, ia mendapat pertanyaan, apakah akan mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden (Pilres) 2024.
Baca juga : Presiden Honduras Bikin AS dan Taiwan Deg-degan
“Kita bicara realita ya. Jadi posisi saya itu ada dua pilihan. Ibaratnya dua pintu lah,” jawab Emil, santai. Apa dua pilihan itu? Pertama, bertarung kembali di Pemilihan Gubernur Jawa Barat. Kedua, ikut dalam kontestasi Pilpres 2024.
Lalu Emil mau yang mana? Bercermin dari pengalaman dua kali ikut pilkada, mantan wali kota Bandung ini punya tiga catatan penting untuk Pilpres: elektabilitas dan kesukaan, logistik, dan partai pengusung.
Baca juga : Bank Mandiri Taspen Dan UGM Teken Kerja Sama
“Mahal kan triliunan lho untuk menjadi presiden. Saya dengar menurut riset kan, tuh Rp 8 triliun. Duit dari mana Rp 8 triliun,” kata Emil.
Dari tiga syarat, ia baru punya elektabilitas dan tingkat kesukaan. Analisisnya, elektabilitas dan tingkat kesukaan itu berbanding lurus dengan kinerja. Kombinasi unsur teknokrasi, pencapaian, dan populisme.
Baca juga : PUPR Mulai Sosialisasikan Peraturan UU Cipta Kerja Perumahan
“Nah jadi sekarang saya meningkatkan nomor satu yang saya miliki saja. Karena itu yang paling murah. Dengan kerja baik, ya sesekali populisme kan, bikin konten, laporkan apa, ya saya kembangkan,” tutur Emil.
Setelah elektabilitasnya baik dan kemudian ada partai yang tertarik dan akan mengusung dalam Pilpres 2024, ia siap ikut kontestasi. Namun Emil juga menyadari, saat ini bukan anggota partai politik.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya