Dark/Light Mode

WEF 2022 Di Swiss Berbuah Manis

Proyek IKN Jadi Daya Tarik Investor Eropa Dan Amerika

Minggu, 29 Mei 2022 06:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Qatar Ali bin Ahmed Al Kuwari Faisal Al-Ibrahim di Alpen Gold Hotel, Davos-Swiss, Selasa (24/05). (Sumber ekon.go.idp
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Qatar Ali bin Ahmed Al Kuwari Faisal Al-Ibrahim di Alpen Gold Hotel, Davos-Swiss, Selasa (24/05). (Sumber ekon.go.idp

 Sebelumnya 
Di WEF 2022, Menteri Perda­gangan (Mendag) Muhammad Lutfi juga menerima undangan dari US Secretary of Commerce Gina Raimondo.

Dalam pertemuan tersebut, US Secretary of Commerce Gina Raimondo siap mengumpulkan komitmen beberapa investor, dengan total komitmen awal sebesar 100 juta dolar AS un­tuk berinvestasi di perusahaan startup Indonesia yang paling potensial.

“Saya menyarankan kepada Gina Raimondo, sebaiknya men­gundang para unicorn Indonesia ke Sun Valley, Idaho, untuk lebih mengenai karakter dan keistime­waan sektor ekonomi digital In­donesia. Beliau setuju, dan akan melakukannya di tahun ini juga,” ungkap Lutfi dalam keterangan resminya, Kamis (26/5).

Baca juga : Menkeu Berharap INA Dapat Menarik Investasi Jangka Panjang

Lutfi menerangkan, banyak investor dari AS yang tertarik berinvestasi di perusahaan teknologi rintisan (tech startup) asal Indonesia.

Alasannya, pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di­anggap salah satu yang tercepat dan tertinggi di dunia.

Menko Perekonomian Air­langga Hartarto menyampaikan, kondisi ekonomi Indonesia saat ini semakin membaik seiring terkendalinya penyebaran Covid-19. Indonesia juga sedang gencar melakukan transformasi di berbagai sektor.

Baca juga : Bertemu Presiden, Aktivis Cipayung Plus Bahas Proyek IKN Di Istana

“Saat ini, Indonesia adalah salah satu negara dengan ekono­mi terbesar di dunia. Saat ini momen emas untuk berinvestasi di Indonesia,” kata Airlangga dalam keterangan resminya, Selasa (24/5).

Ketua Umum Partai Golkar itu juga menjelaskan bahwa Presi­den Jokowi menjadi Champion Global Crisis Response Group (GCRG) yang berfokus pada isu pangan, energi, dan keuangan.

Hal ini menjadikan Indonesia turut berperan penting dalam mengatasi tantangan besar yang saling terkait dalam ketahanan pangan, energi, dan keuangan global akibat perang Rusia-Ukraina.

Baca juga : Kapolri Berkomitmen Beri Pelayanan Terbaik Untuk Korban Perempuan Dan Anak

Terkait dengan transformasi ekonomi berbasis digital, Airlang­ga menyampaikan bahwa digital­isasi di Indonesia telah meningkat tajam selama pandemi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.