Dark/Light Mode

PPLI Kembali Sabet Penghargaan Perusahaan Zero Accident

Senin, 30 Mei 2022 19:26 WIB
Simulasi K3 pekerja PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI). (Foto: Istimewa)
Simulasi K3 pekerja PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) kembali meraih penghargaan dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). Perusahaan pengolah Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) ini, dinilai serius memperhatikan keselamatan karyawan dalam menjalankan pekerjaannya.

Penghargaan yang kelima ini, diberikan seusai menilai laporan yang disampaikan hingga Desember 2021.

"Alhamdulillah, kami meraih penghargaan zero accident," ujar Manajer Kesehatan dan Keselamatan Kerja/ HSEQ PPLI Agus Kartiwan di Kantor PPLI, Senin (30/5).

Raihan penghargaan ini, kata Agus, tidak terlepas dari penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat dalam menjalankan aktivitas pengolahan limbah B3 di PPLI.

Baca juga : HNW Imbau Kemenag Tindak Tegas Pemotong Bantuan Pesantren

"Penggunaan APD (alat pelindung diri) menjadi keharusan bagi setiap karyawan dengan spesifikasi APD sesuai divisinya masing-masing," imbuhnya.

Diamini Agus, angka kecelakaan kerja di perusahaan pengolah Limbah B3 asal negeri sakura Jepang tersebut diakui zero accident alias nol persen.

"Semoga apresiasi ini tidak membuat kita menjadi lengah dan mengendur perhatiannya dalam hal keselamatan kerja," semangatnya.

Untuk tetap menjaga kesiapsiagaan dan kewaspadaan setiap pekerja, secara berkala diadakan simulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Baca juga : Kapolri Berikan Penghargaan Ke Atlet Polri Yang Sumbang Medali Di Sea Games

"Penerapan keselamatan kerja menjadi prioritas kami. Alhamdulillah selama ini belum ada kejadian kecelakaan kerja berat, apalagi hingga menyebabkan fatality," ungkapnya.

Keselamatan kerja yang dinilai, papar Agus bukan semata-mata aktivitas di dalam perusahaan, namun juga dalam proses pengiriman limbah dari depo atau klien ke pengolahannya di Klapanunggal, Bogor.

Selain itu, dalam upaya mencegah hal yang tidak diinginkan, prosedur  ketat juga diberlakukan bagi tamu yang akan berkunjung ke site PPLI dengan terlebih dahulu mengikuti safety induction serta pendampingan saat meninjau lapangan.

Menurut Agus, perusahan yang pernah peraih penghargaan CSR Award dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tersebut pihaknya juga menyiapkan klinik dengan sejumlah tenaga medis.

Baca juga : Lumpuhkan Ancaman Bom, Satpam BRI Raih Penghargaan Kapolres Majalengka

"Keberadaan klinik ini agar penanganan masalah kecelakaan kerja dan kesehatan karyawan bisa terpantau lebih cepat dan dapat diminimalisir dampak yang lebih berat bila ada accident," paparnya.

PPLI sendiri memiliki lebih dari 600 karyawan. "Seluruh karyawan juga di daftarkan dalam asuransi kecelakaan kerja sebagai bentuk antisipasi dan tanggung jawab perusahaan," pungkasnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.