Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Optimalkan Manajemen Risiko
Indonesia Re Siapkan Perencanaan Skenario Klaim Satu Tahun Ke Depan
Sabtu, 11 Juni 2022 11:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re telah membuat perencanaan skenario klaim selama satu tahun ke depan. Ini adalah upaya perseroan dalam mengoptimalkan manajemen risiko.
Direktur Utama Indonesia Re, Benny Waworuntu mengatakan, skenario klaim tersebut dibuat dengan memanfaatkan data historis klaim pada tahun-tahun sebelumnya.
Yakni, dengan mempertimbangkan kemungkinan terjadinya bencana alam dan kemungkinan melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia.
Baca juga : Prudential Indonesia Kembali Bangun Puluhan Rumah dan Fasilitas umum Tahap Kedua
"Skenario ini didasarkan pada sejumlah insiden dan bencana mayor selama 2020-2021, diantaranya seperti kebakaran di industri migas, restrukturisasi kredit, dan tentunya klaim Covid-19," papar Benny dalam keterangan persnya dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (10/6).
Benny melanjutkan, melalui skenario klaim ini, pihaknya memungkinkan tim underwriter untuk terus melakukan pengecekan terkait apakah besar klaim real yang tercatat sejalan dengan skenario.
Jika melampaui skenario, maka dilakukan penyesuaian kebijakan proses underwriting dalam akseptasi bisnis untuk memastikan klaim yang tercatat pada akhir tahun tidak melewati atau bahkan lebih rendah dari skenario.
Baca juga : Jelang Daihatsu Indonesia Masters, Alex Tirta Jelaskan Kesiapan Para Atlet
“Proses underwriting menjadi kunci dalam memilah bisnis. Indonesia Re senantiasa menjaga proses underwriting tetap prudent, mendetail dan sesuai dengan underwriting guideline," katanya.
Dengan proses tersebut Indonesia Re dapat terus memberikan layanan kapasitas reasuransi kepada ceding companies. Sekaligus secara simultan dapat menjaga portofolio dan memastikan bisnis dapat bertumbuh secara menguntungkan.
Lebih jauh dijelaskan, sebagai Perusahaan Reasuransi Nasional, Indonesia Re terus meningkatkan layanan kepada pihak industri asuransi.
Baca juga : Indonesia Rebut Juara, Ini Harapan Christian Dan Zacha
Salah satunya melalui penerapan New Excellent Service (NES), layanan pelaporan klaim yang memungkinkan ceding menerima pencairan klaim hanya dalam waktu 10 hari sejak persetujuan klaim.
Direktur Teknik Operasi Indonesia Re, Delil Khairat memaparkan, dengan mengadopsi penggunaan Data Management Service (DMS) dan Workflow System memungkinkan akselerasi segala proses pengelolaan data. Khususnya dalam hal pelaporan klaim dari pihak ceding.
“Bahkan secara statistik dari tahun ke tahun, pancairan dapat direalisasikan hanya 1-2 hari saja, begitu semua data terverifikasi," ungkapnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya