Dewan Pers

Dark/Light Mode

HUT Ke-35, Wismatata Eltrajaya Berbagi Ilmu Trafo

Rabu, 13 Juli 2022 07:40 WIB
Chief Executive Officer (CEO) Wisma Group yang juga Direktur Utama PT Wismatata Eltrajaya Ir. Tjahjadi Aquasa (kiri) dan General Manager Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat PT PLN (Persero) Erwin Ansori saat membuka Seminar dan Mini Exhibition Pemeliharaan dan Perbaikan Trafo (Transformer), Selasa (12/7/2022) di Cikarang, Bekasi. [Foto: Wismatata Eltrajaya]
Chief Executive Officer (CEO) Wisma Group yang juga Direktur Utama PT Wismatata Eltrajaya Ir. Tjahjadi Aquasa (kiri) dan General Manager Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat PT PLN (Persero) Erwin Ansori saat membuka Seminar dan Mini Exhibition Pemeliharaan dan Perbaikan Trafo (Transformer), Selasa (12/7/2022) di Cikarang, Bekasi. [Foto: Wismatata Eltrajaya]

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Wismatata Eltrajaya (WEJ), perusahaan di bawah naungan Wisma Group yang bergerak di bidang pemeliharaan dan perbaikan trafo (power transformer), menggelar Seminar Teknik dan Mini Exhibition tentang Transformator. Seminar ini bertajuk “Berbagi untuk Maju Bersama” di Ballroom Holiday Inn, Cikarang, Bekasi, Selasa (12/7/2022).

Chief Executive Officer (CEO) Wisma Group, Ir. Tjahjadi Aquasa mengatakan, seminar dan mini exhibition ini merupakan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-35 PT Wismatata Eltrajaya pada 11 Juli 2022. Menurutnya, seminar ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang transformator bagi para insan trafo (Pahlawan Trafo) yang selama ini telah mendedikasikan dirinya dalam pengembangan trafo.

Para Pahlawan Trafo ini, jelasnya, mencakup individu, akademisi, produsen, vendor, penyedia jasa pemeliharaan dan perbaikan trafo, pengguna trafo baik perusahaan swasta maupun PT PLN (Persero) serta pemangku kepentingan lain.

Seminar ini, jelas Tjahjadi, mengupas berbagai hal tentang trafo, mulai dari jenis dan kualitas, teknik pemeliharaan dan perbaikan trafo, peralatan uji trafo, pengujian (testing) pelumas trafo, hingga material trafo [transformer]. Pihaknya berharap, seminar ini dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman bagi para Pendekar Trafo, sehingga semuanya bisa maju bersama.

Peserta juga bisa melihat langsung berbagai hal terkait trafo di booth [stan] mini exhibition,” tuturnya, saat membuka Seminar & Mini Exhibition tentang Pemeliharaan dan Perbaikan Trafo, Selasa (12/7/2022).

 

Sementara Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Wiluyo Kusdwiharto menjadi pembicara kunci (keynote speech). Wiluyo mengapresiasi inisiatif Wismatata Eltrajaya sebagai perusahaan jasa pemeliharaan trafo yang telah menyelenggarakan seminar teknik. Menurutnya, seminar ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan sekaligus memberikan perspektif baru bagi para insan trafo.

Berita Terkait : Pos Kesehatan Arafah Beroperasi

Dia menjelaskan, transformator (transformer) menjadi bagian penting dalam sistem ketenagalistrikan, yaitu sistem distribusi tenaga listrik dari hulu (pembangkitan) sampai hilir (pengguna) baik rumah tangga, gedung perkantoran, pabrik, dan pengguna lainnya.

“Seminar ini bermanfaat bagi para insan trafo serta berkontribusi terhadap keandalan sistem ketenagalistrikan di Indonesia. Kami mewakili PT PLN (Persero) juga mengucapkan HUT Ke-35 PT Wismatata Eltrajaya. Semoga di usianya yang ke-35 ini bisa terus berkontribusi dan berkolaborasi dengan PLN untuk terus memperkuat keandalan listrik nasional,” tutur Wiluyo.

Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030, panjang jaringan transmisi per Desember 2020 mencapai 61.234 kms yang dominan berkapasitas/tegangan 150 kV. Sementara kapasitas trafo gardu induk (GI) per Desember 2020 mencapai 150.008 MVA yang didominasi oleh trafo bertegangan 150/70/20 kV dan tegangan 500/275/150 kV.

Demikian juga dengan unit trafo GI meningkat hampir 100% dari 1.217 unit pada tahun 2011 menjadi 2.121 unit pada kuartal III/2020, yang didominasi oleh trafo 150/70/20 kV sebanyak 1.822 unit.

Dalam RUPTL 2021-2030, pertumbuhan listrik diproyeksikan 4,9%, dengan penambahan kapasitas pembangkit 40.575 megawatt (MW), transmisi 47.723 kms, dan Gardu Induk 76.662 MVA. Total rencana pembangunan GI periode 2021-2030 sebesar 76.662 MVA, sedangkan total rencanapembangunan gardu distribusi sebesar 31.095 MVA.

Adapun para pembicara dalam Seminar ini adalah: Ir Sumaryadi MT IPU (mantan General Manager PLN UIT Jawa bagian Tengah); Didik Susilo Widianto (Leader of Excellence (COE) – GE Transformer Expert); Ir William Ondang (Direktur Utama PT Pancasoft); Ismu Prabowo (Senior Product Engineering/Sales Engineer PT Guna Elektro); Irena Tjahjadi (Direktur PT Wisma Niagatama Perkasa).

Berita Terkait : HUT Bhayangkara Ke-76, Polda Metro Jaya Gelar Kejuaraan Tinju Nasional

Sedangkan beberapa peserta mini exhibition antara lain PT Puretech, PT Pancasoft, PT Guna Elektro, Sergi Transformer Protector, dan Repsol Indonesia.

 

Pentingnya Pemeliharaan Trafo

CEO Wisma Group sekaligus Ketua Umum Himpunan Kontraktor Ketenagalistrikan dan Mekanikal Indonesia (HIKKMI), Ir. Tjahjadi Aquasa menambahkan, para pelaku usaha di bidang transformator siap mendukung PLN memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan di Tanah Air.

“Wismatata Eltrajaya menyelenggarakan seminar pemeliharaan trafo untuk bersama-sama meningkatkan kompetensi dan profesionalitas untuk pengadaan, penggunaan, dan pemeliharaan trafo untuk memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan demi membangun negeri,” jelasnya.

Dalam seminar ini juga diadakan seremoni perayaan HUT Ke-35 WEJ, sebagai salah satu perusahaan jasa pemeliharaan dan perbaikan transformator. Salah satu peserta mini exhibition adalah PT Wisma Niagatama Perkasa, sebagai pemegang lisensi sistem perlindungan trafo dengan merek SERGI PT, yaitu alat dan sistem untuk mencegah terjadinya ledakan dan kebakaran trafo akibat dari gangguan teknis.

Tjahjadi menjelaskan, trafo merupakan bagian vital dalam ketenagalistrikan. Trafo ini, lanjutnya, ibarat jantung dalam tubuh manusia. Kemudian pelumas [oli] seperti darahnya. Jika trafo tidak dipelihara dengan baik, kemudian terjadi kerusakan, maka sistem ketenagalistrikan akan terganggu.

Berita Terkait : Pengamat Ingatkan Bahaya Partai Ojek Bagi Demokrasi

Kemudian untuk mengecek kondisi trafo, ujar Tjahjadi lagi, dapat dilakukan melalui testing pelumasnya, sehingga dapat diketahui kondisi trafo tersebut, seperti halnya darah pada tubuh manusia. Untuk diketahui, PT Wismatata Eltrajaya (WEJ) merupakan perusahaan swasta nasional yang didirikan oleh Ir. Tjahjadi Aquasa pada 1987. WEJ bergerak di bidang pemeliharaan dan perbaikan trafo.

Dalam perkembangannya, perusahaan memperluas unit bisnis, yaitu regenerasi minyak trafo tenaga. Dengan salah satu unit bisnis yang sedang dikembangkan ini, Wismatata Eltrajaya berharap dapat membantu permasalahan pelanggan pada trafo dan sistem gardu listriknya.

WEJ berkomitmen selalu mengutamakan kualitas dan kepuasan pelanggan, sehingga selalu dipercaya dalam menjalankan program kerja (preventive trafo dan gardu) di lingkungan PT PLN UID Jawa Barat, PT PLN UID Jawa Tengah, dan PT PLN UID Tangerang dan Banten.

Demi menjaga komitmen tersebut, Wismatata Eltrajaya selalu meningkatkan kualitas layanan, memperbarui teknologi, dan meningkatkan kemampuan tenaga kerja secara berkala. [RSM]