Dark/Light Mode

JCAF Dialogue #11

Gotong Royong Multi Stakeholder Capai SDGs

Rabu, 20 Juli 2022 13:25 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

 Sebelumnya 
Data yang sudah dikumpulkan oleh berbagai pihak seperti pemerintah, LSM, maupun akademisi harusnya dapat dipadukan dengan melihat indikator yang sama dan dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan daerah.

"Data berikut pengelolaan yang baik akan memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai etalase bagi para pihak, terutama investasi yang ingin masuk ke daerah," ingatnya.

Sementara Wakil Ketua Umum LHK KADIN Silverius Oscar Unggul mengusung inklusivitas dan kolaborasi dalam pencapaian SDGs di antara anggota KADIN.

Baca juga : JCAF #7: Gotong Royong Mendorong Pembangunan Indonesia Melalui Siak Hijau

Diperlukan promosi serta co-kreasi dan filantropi untuk mencapai SDGs yang potensial untuk diterapkan di wilayah yurisdiksi. Di antara potensi tersebut, adalah memfasilitasi anggota KADIN yang siap dalam menjalankan praktik SDGs ke dalam suatu Net-Zero Hub.

"Indonesia memiliki potensi untuk berkembang menjadi negara super power, seperti di kehutanan dan sektor yang butuh emisi karbon berpotensi membuka banyak peluang kerja sama apabila dapat menyatukan pemahaman dari seluruh multi-sektor," tukas Silverius.

Direktur Yayasan Bakti Barito, Dian A. Purbasari menambahkan SDGs sebagai indikator pencapaian program CSR dan program sustainability lainnya.

Baca juga : JCAF #8, Gotong Royong Filantropi Untuk Majukan Yurisdiksi Dan Pembangunan

Sebagai contoh, program pengelolaan limbah cukup rumit karena melibatkan banyak sektor, sehingga Barito Pacific Group menjalankannya dengan berkolaborasi bersama pemerintah di Garut.

Tanpa adanya kerja sama antara pihak swasta dan pemerintah daerah yang memiliki pertimbangan mendalam untuk wilayahnya, akan sulit untuk menggalang gotong-royong multi-pihak di daerah tersebut.

Ketua Umum Yayasan Adaro Bangun Negeri Okty Damayanti membagikan pengalaman Adaro sebagai perusahaan yang bergerak di bidang mining dan power dalam menggunakan platform "Adaro Nyalakan Perubahan".

Baca juga : RI Ajak Dunia Gotong Royong Atasi Pandemi Di Presidensi G20

Platform ini ditujukan untuk melakukan perubahan positif dengan lima pilar yang mencakup Adaro nyalakan Ilmu, Adaro nyalakan raga untuk kesehatan, Adaro nyalakan kesejahteraan dalam pengembangan ekonomi, dan pilar budaya serta lingkungan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.