Dark/Light Mode

Gencar Lobi Mendag Nishimura

Airlangga Tagih Janji Jepang Hapus BM Tuna Dan Buah Tropis

Senin, 12 September 2022 06:25 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kembali mengge­lar pertemuan dengan Menteri Energi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang Nishimura Yasutoshi di Amerika Serikat. (Sumber ekon.go.id)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kembali mengge­lar pertemuan dengan Menteri Energi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang Nishimura Yasutoshi di Amerika Serikat. (Sumber ekon.go.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto gencar melobi Negeri Sakura untuk meloloskan pembebasan Bea Masuk (BM) produk tuna kaleng dan buah tropis. Saat bertemu Menteri Energi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang Nishimura Yasutoshi di Amerika Serikat, harapan tersebut ditagih lagi.

Airlangga kembali mengge­lar pertemuan dengan Nishimura di sela-sela Pertemuan Menteri IPEF (Indo-Pacific Economic Framework) di Los Angeles, AS, pada 8-9 September 2020.

Airlangga mengingatkan per­mintaan Pemerintah Indonesia kepada Jepang agar membebas­kan tarif BM ikan tuna kaleng.

Baca juga : Airlangga Lobi Relaksasi Bea Masuk Tuna Dan Buah

“Saat ini, produk ikan tuna Indonesia masih dikenakan tarif bea masuk sebesar 7 persen. Se­mentara produk serupa asal negara tetangga sudah dibebaskan oleh Jepang,” tutur Airlangga dalam keterangan resminya, kemarin.

Selain ikan tuna, lanjut Air­langga, ekspor buah nanas dan pisang juga masih dikenakan pembatasan.

Oleh karena itu, dalam perbin­cangan tersebut, Airlangga dan Nishimura lebih banyak mem­bahas pembaruan perjanjian perdagangan kedua negara.

Baca juga : Airlangga Minta Jepang Hapus Kendala Ekspor Produk Perikanan dan Pertanian Indonesia

Diterangkan Airlangga, Indo­nesia bakal meningkatkan kuota ekspor pisang menjadi 4.000 ton per tahun. Dan, mengubah syarat pembebasan BM untuk ekspor buah Nanas.

Selain bahas komoditas ikan tuna dan buah tropis, Airlangga dan Nishimura membahas pilar-pilar yang menjadi fokus pembahasan di pertemuan menteri IPEF.

Airlangga menyampaikan komitmen Indonesia untuk ak­tif dalam keempat pilar IPEF, terutama pilar kedua yang terkait dengan supply chain.

Baca juga : Airlangga Tawarin Jepang Investasi Di KEK Kesehatan

Airlangga berharap, Indonesia akan mendapat dukungan dalam pengembangan dua komoditas strategis, yaitu semi conductor dan EV (Electronic Vehicle) bat­tery melalui fasilitasi perdagangan dan bantuan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Terkait ekspor ikan tuna ka­leng, Nishimura menyampaikan sedang menyelesaikan pemba­hasan di kementerian terkait di Jepang.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.