Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bos BUMN Kudu Pake Kendaraan Listrik

Erick Minta PLN-Pertamina Siapkan Infrastrukturnya

Senin, 19 September 2022 07:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara).
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kian serius mendorong percepatan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Indonesia.

Hal ini terlihat dengan dikeluarkannya surat Nomor: S-565/ MBU/09/2022, pada 12 september 2022, yang ditujukan kepada 84 direktur utama perusahaan pelat merah.

Isi surat tersebut tentang Dukungan Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Berita Terkait : Ridwan Bae Luruskan Pernyataan AHY Soal Pembangunan Infrastruktur

Menteri BUMN Erick Thohir mengakui, langkah tersebut salah satu upaya untuk mengatasi dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) secara global.

Erick menilai, saat ini jadi momentum tepat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik berbasis baterai. Baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat. Mengingat harga BBM dunia naik tidak terkendali, dan harga di dalam negeri terpaksa disesuaikan.

Kementerian BUMN langsung bergerak cepat. Percepatan program kendaraan listrik ini supaya konsumsi BBM dapat dikurangi,” ujar Erick dalam siaran pers, Rabu (14/9).

Berita Terkait : Moeldoko: Inpres Kendaraan Listrik Bentuk Komitmen Presiden Lakukan Transisi Energi.

Ini mengingat BUMN sebagai salah satu pilar ekonomi nasional, memiliki peran dan tanggung jawab dalam mengimplementasikan komitmen Pemerintah.

Karenanya, sambung Erick, dalam surat tersebut, dia meminta agar BUMN mengalokasikan sumber daya di lingkungan grup perusahaan. Antara lain, penyediaan anggaran untuk mendukung percepatan pelaksanaan kendaraan listrik.

Tak hanya itu, mantan bos Inter Milan ini juga mendorong peningkatan penggunaan berbagai kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas direksi dan pimpinan perusahaan. Termasuk kendaraan operasional roda dua dan roda empat.

Berita Terkait : KAI Buka Peluang Hak Penamaan Untuk 10 Stasiun, Siapa Minat?

Bahkan program kepemilikan kendaraan bagi karyawan, juga didorong untuk beralih ke kendaraan listrik.

Meski demikian, dalam pelaksanaannya tetap memperhatikan azas manfaat dan kemampuan keuangan perusahaan.
 Selanjutnya