Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bos BUMN Kudu Pake Kendaraan Listrik
Erick Minta PLN-Pertamina Siapkan Infrastrukturnya
Senin, 19 September 2022 07:30 WIB
Sebelumnya
Di samping itu, bos Mahaka Group ini juga menugaskan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN dan PT Pertamina (Persero) agar bersinergi dengan BUMN lainnya, guna menyiapkan infrastruktur pendukung Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).
Khususnya, pada sektor-sektor yang dikelola BUMN, seperti tempat istirahat di jalan tol, bandar udara, pelabuhan, stasiun kereta api, kawasan pariwisata dan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum).
Tak hanya itu, Erick juga meminta BUMN sektor perbankan memberikan dukungan kemudahan pembiayaan bagi masyarakat untuk membeli kendaraan listrik, baik roda dua maupun roda empat.
Baca juga : Ridwan Bae Luruskan Pernyataan AHY Soal Pembangunan Infrastruktur
Sebagai informasi, penggunaan kendaraan listrik diklaim jauh lebih hemat dibandingkan yang berbasis energi fosil.
Misalnya motor listrik, setiap 1 kWh (kilowatt hour) baterai dapat menempuh jarak sekitar 40-60 kilometer (km), tergantung kondisi jalan. Harga untuk 1 kWh sekitar Rp 1.700 sampai Rp 2.000.
Sedangkan untuk motor penenggak bensin, dengan asumsi menempuh jarak yang sama, yaitu 40-60 km, untuk satu liter Pertalite harganya mencapai Rp 10.000. Artinya, biaya pemakaian motor listrik hanya seperlima dari motor BBM.
Baca juga : Moeldoko: Inpres Kendaraan Listrik Bentuk Komitmen Presiden Lakukan Transisi Energi.
Erick menambahkan, selain di lingkungan BUMN, ajakan untuk mendorong kendaraan listrik juga akan diperluas ke lingkungan Pemerintah, dengan fasilitas yang diberikan BUMN. Sehingga bila pemakaian kendaraan listrik semakin luas, masyarakat juga akan semakin dimudahkan.
“Saya lihat PLN sudah menyiapkan platform dan ekosistem yang lengkap. Saya juga akan minta Pertamina, untuk menyediakan charging station kendaraan listrik di SPBU yang dikelola,” ungkapnya.
Pupuk Indonesia Siap
Baca juga : KAI Buka Peluang Hak Penamaan Untuk 10 Stasiun, Siapa Minat?
Dihubungi terpisah, Senior Vice President (SVP) Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana mengaku, pihaknya siap menindaklanjuti arahan Menteri Erick terkait percepatan program kendaraan listrik tersebut.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya