Dewan Pers

Dark/Light Mode

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Kembali Menguat

Jumat, 30 September 2022 09:42 WIB
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Antara)
Rupiah dan dolar AS. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jelang akhir pekan, nilai tukar rupiah dibuka dibuka menguat 0,38 persen ke level Rp 15.202 per dolar AS dibanding perdagangan sebelumnya di level Rp 15.263 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi. Yen Jepang minus 0,15 persen, baht Thailand melemah 0,22 persen, peso Filipina naik 0,57 persen, won Korea Selatan melonjak 0,36 persen, yuan China melonjak 1,05 persen, dan dolar Singapura minus 0,01 persen.

Berita Terkait : Akhirnya, Pagi Ini Rupiah Kembali Menguat

Indeks dolar AS terhadap sekeranjang mata uang saingannya melemah turun 0,4 persen ke level 112,148. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 0,11 persen ke level Rp 14.292, terhadap poundsterling Inggris melesat 0,07 persen ke level Rp 16.902, dan terhadap dolar Australia menguat 0,09 persen ke level Rp 9.890.

Analis Pasar Uang Ariston Tjendra mengatakan, sentimen pasar terhadap aset berisiko terlihat negatif dengan turunnya indeks-indeks saham global dan pagi ini indeks saham Asia juga terlihat negatif.

Berita Terkait : Hore, Penumpang Ke Bali Naik 123 Persen

“Sentimen negatif ini mungkin karena isu resesi yang diakibatkan lingkungan suku bunga dan inflasi yang tinggi. Ini bisa membebani rupiah hari ini,” jelasnya di Jakarta, Jumat (30/9).

Ia mengatakan, dolar AS juga nampak sedang berkonsolidasi. Dolar AS bergerak melemah terhadap mata uang utama dunia. Pelemahan dolar AS ini mungkin juga karena imbas kekhawatiran resesi di AS.

Berita Terkait : Mbak Puan, Bagi Kaosnya Sambil Senyum Dong

“Kemungkinan hal itu bisa menahan pelemahan rupiah tidak terlalu jauh,” yakinnya.

Ariston memproyeksi nilai tukar rupiah masih berpotensi melemah terhadap dolar AS dengan potensi ke arah Rp 15.280-Rp 15.300 per dolar AS dan support di kisaran Rp 15.200-Rp 15.220 per dolar AS.