Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Senada, Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rudi As Aturridha bilang, untuk menaikkan suku bunga kredit, Bank Mandiri masih akan memantau beberapa indikator penentu bunga kredit. Ini agar besaran bunga kredit yang ditawarkan tetap kompetitif.
“Ke depannya, kami akan terus memantau perkembangan suku bunga acuan, posisi likuiditas, dan kompetisi di pasar, agar rate yang kami berikan ke nasabah tetap kompetitif,” ujar Rudi dalam keterangan tertulis, Kamis (29/9).
Baca juga : Normalisasi Kali Krukut Terhenti Karena Pembebasan Lahan Mandek
Rudi menegaskan, penyesuaian kredit Bank Mandiri, mempertimbangkan perkiraan perbankan nasional yang akan menaikkan suku bunga kredit dalam 3-6 bulan ke depan, likuiditas pasar, serta struktur CoF untuk suku bunga dana.
Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, keputusan kenaikan suku bunga sebagai langkah pencegahan sekaligus forward looking, untuk menurunkan ekspektasi inflasi dan memastikan inflasi inti kembali ke sasaran 2 persen-4 persen pada paruh kedua 2023.
Baca juga : Fadel Sayangkan Penelitian Perguruan Tinggi Banyak Belum Dimanfaatkan
“Kenaikan suku bunga acuan, juga mempertimbangkan langkah untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global,” ucap Perry, Kamis (22/9). ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya