Dark/Light Mode

Kunjungi PHE WMO Gresik, Deputi Dukungan SKK Migas Sebut Pekerja Migas Pahlawan APBN

Senin, 2 Januari 2023 18:58 WIB
Deputi Dukungan SKK Migas Rudi Satwiko (tengah) saat  meninjau lifting akhir tahun 2022 di PHE WMO Gresik, Sabtu (31/12). (Foto: Istimewa)
Deputi Dukungan SKK Migas Rudi Satwiko (tengah) saat meninjau lifting akhir tahun 2022 di PHE WMO Gresik, Sabtu (31/12). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Deputi Dukungan SKK Migas Rudi Satwiko optimis, lifting nasional minyak dan gas (migas) di 2023 akan mencapai target.

Diakui dia, pada 2022 lifting migas mengalami hambatan. Salah satunya, banyak penghentian produksi secara tidak terduga atau unplanned shutdown. Seperti yang terjadi di Mobil Cepu Limited (MCL).

Baca juga : Kunjungi PHE WMO Gresik, SKK Migas Pantau Lifting Migas Akhir Tahun 2022

“MCL ini penyumbang terbesar, kalau dia unplanned shutdown yang lain sulit meng-cover. Jika tahun ini unplanned shutdown tidak ada, mudah-mudahan kita bisa mencapai (target lifting nasional) itu,” ujar Rudi saat mengunjungi Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) Gresik untuk meninjau lifting akhir tahun 2022, Sabtu (31/12).

Dia bilang, secara alami produksi migas pasti turun. “Tapi jika kita do nothing, kita biarkan, pasti semuanya sudah tutup,” ujarnya.

Baca juga : Ganjar Presiden 2024 Gaet Dukungan Kowarteg Hingga Ratusan Pedagang Pasar Permai Koja

Untuk itu, SKK Migas mendorong dan mendukung Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan pekerja migas untuk terus berusaha dan bekerja keras melakukan eksplorasi. Untuk mendukung kegiatan eksplorasi, diungkap Rudi, SKK Migas akan melakukan tiga hal.

Pertama, fiskal, di mana SKK Migas akan menjelaskan ke Pemerintah terkait pentingnya kebutuhan fiskal. Kedua, masalah perizinan. Semua KKKS yang mengurus perizinan melalui SKK Migas. “Jadi kita yang maju di depan, kadang-kadang KKKS itu dianggap swasta,” jelasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.