Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Teken MoU Dengan BEI, APJII Upgrade Pemahaman Pasar Modal Dan Investasi
Senin, 9 Januari 2023 17:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) membuat Nota Kesepahaman dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Muhammad Arif, Ketua Umum APJII, dengan I Gede Nyoman Yetna dan Jeffrey Hendrik selaku Direksi BEI.
Ketua Umum APJII Muhammad Arif mengatakan, nota kesepahaman yang dibuat antara APJII dan BEI merupakan momentum yang sangat baik di awal tahun 2023. MoU ini juga untuk meningkatkan pemahaman peran penting pasar modal di pelaku usaha telekomunikasi di Indonesia,
“Dengan adanya nota kesepahaman ini APJII bermaksud membantu sosialisasi pemahaman nilai strategis dari keberadaan pasar modal. Khususnya bagi perusahaan penyelenggara jasa internet yang tergabung di dalam APJII," ungkap Arif dalam keterangan tertulis, Senin (9/1).
Baca juga : Ganjar Bikin Jateng Jadi Provinsi Dengan Pengawasan Pangan Segar Terbaik Di Indonesia
Menurutnya, industri internet ini sedang tumbuh pesat dan banyak perusahaan baru karena geliat bisnis internet sedang meningkat, khususnya setelah pandemi Covid-19. Akan tetapi tentunya butuh source permodalan untuk bisa lebih besar lagi dalam meningkatkan coverage serta kualitas layanan.
"Pendanaan anggota APJII kebanyakan berasal dari pinjaman lembaga keuangan. Bagaimanapun modal sangat diperlukan bagi mereka yang ingin merebut pasar, memperluas jangkauan jaringan, mengembangkan layanan, dan meningkatkan daya saing bisnis di masa mendatang," ungkap Arif.
Arif menjelaskan, internet sebagai infrastruktur digital sangat penting sebagai bottom line dari berbagai macam layanan aplikasi yang dipergunakan masyarakat karena tanpa infrastruktur internet yang berkualitas, tidak akan ada layanan dapat berjalan baik.
Baca juga : Teken MoU Dengan KPU, Kapolri Ingin Ciptakan Pemilu Yang Damai
"Sampai kapan pun, Internet akan tetap ada dan dipakai oleh masyarakat dan bisnis, khususnya ketika semua serba otomatis melalui internet atau biasa disebut era Society 5.0," tegasnya.
Arif melanjutkan, masih banyak anggota APJII yang belum menggali nilai strategis dari pasar modal. Ini dapat dilihat dari masih minimnya anggota APJII yang melantai di BEI dan minimnya emiten dari sektor jasa telekomunikasi yang menerbitkan obligasi di BEI.
Oleh karena itu, dengan adanya nota kesepahaman ini, APJII berharap BEI dapat memberikan pemahaman kapital dari pasar kepada para anggota APJII terkait industri pasar modal di Indonesia dan semakin banyak anggota APJII yang bisa memiliki akses pendanaan yang lebih bersaing dari pasar modal.
Baca juga : Pertamina Dukung Pemerintah Gunakan CNG untuk Moda Transportasi
BEI dan APJII dapat berkolaborasi dan memberikan tambahan wawasan bagi anggota APJII, yang berjumlah lebih dari 850 perusahaan di seluruh Indonesia, agar memiliki alternatif pembiayaan untuk mengembangkan usahanya. Jumlah anggota APJII yang cukup besar dan tersebar di seluruh Indonesia tersebut merupakan potensi yang bisa disinergikan dengan BEI sehingga MOU ini dapat memberikan nilai tambah baik bagi APJII maupun BEI.
I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, mengapresiasi dilakukannya penandatangan nota kesepahaman antara APJII dan BEI. Dia berharap, melalui penandatanganan nota kesepahaman ini manajemen dan pegawai dari perusahaan anggota APJII dapat meningkatkan pemahaman pasar modal Indonesia.
"Khususnya mengenai penerbitan Efek melalui penawaran umum di pasar modal, dan dapat membawa perusahaan yang tergabung dalam APJII untuk dapat mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia," ungkap Nyoman.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya