Dark/Light Mode

Garap Pasar Afrika, BNI Optimalkan Layanan International Banking

Rabu, 8 Maret 2023 12:40 WIB
Menara Bank Negara Indonesia. (Foto: Dok. BNI)
Menara Bank Negara Indonesia. (Foto: Dok. BNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI komitmen memperkuat layanan international banking guna semakin mengoptimalkan pasar Benua Afrika.

Direktur Corporate & International Banking BNI Silvano Rumantir mengatakan, BNI adalah bank milik negara yang memiliki mandat menjadi bank global untuk mengoptimalkan potensi pasar dunia.

“Kami menyediakan berbagai produk, serta solusi perbankan yang dapat membantu pelaku usaha untuk menembus pasar ekspor, dan sejauh ini sudah berjalan cukup intensif,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (8/3).

Baca juga : Siap Digelar, Inacraft 2023 Buka Peluang Pasar Kerajinan Lokal Go International

Produk tersebut mulai dari pembiayaan ekspor-impor baik untuk korporasi, komersial, hingga pelaku UMKM untuk fasilitas kredit modal kerja, kredit investasi, supply chain financing, fast trex hingga co-financing dengan penjaminan LPEI maupun PPI.

Di samping itu, ada pula fasilitas non cash loan seperti penerbitan letter of credit maupun stand by letter of credit guna memfasilitasi perusahaan di Indonesia untuk berinvestasi di Afrika melalui 21 bank koresponden BNI di 9 Negara Afrika.

Melalui Program andalan BNI Xpora, perseroan mampu mendampingi ekspansi bisnis, business matching, pelatihan dan pendampingan, serta pembiayaan bagi para pelaku UMKM dalam negeri.

Baca juga : Presuniv Angkat Prof Ki-Chan Kim Sebagai International Chancellor

"Afrika adalah benua yang memiliki potensi sangat besar sehingga disebut sebagai Future Continent. Tentunya kami akan berupaya memberikan value added guna memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Afrika," tuturnya.

Silvano menyampaikan potensi ekspor Indonesia ke pasar Afrika secara keseluruhan mencapai US$ 8,16 miliar dengan nilai potensi yang belum dimanfaatkan mencapai 4,56 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Adapun, produk ekspor Indonesia ke Afrika secara agregat dengan daya saing tinggi diantaranya adalah produk sawit dan turunannya, sabun, kopi, kendaraan bermotor, pipa, saus, produk kertas dan produk karet.

Baca juga : 1 Tahun Perang Rusia Vs Ukraina, Ini Catatan & Analisis Nuning

“Tentunya dalam melayani potensi pasar Afrika ini, sejalan dengan aktifitas BNI lainnya, kami akan terus menjalankan prinsip kehati-hatian perbankan untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dan sustain,” ujar Silvano. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.