Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Jaringan Telepon Dan SMS Putus Di Papua, Begini Kata Telkomsel
Jumat, 30 Agustus 2019 00:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - VP Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan, layanan telepon dan SMS di Papua mengalami gangguan. Pihaknya pun sedang melakukan perbaikan.
Sekarang ini kami sedang mengusahakan percepatan solusi perbaikan dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, untuk mengembalikan agar layanan telepon dan sms Telkomsel bisa kembali normal. “Sekarang ini kami sedang mengusahakan percepatan solusi perbaikan dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, untuk mengembalikan agar layanan telepon dan sms Telkomsel bisa kembali normal,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, Kamis (29/8).
Mengenai informasi tentang adanya kebakaran Gedung Layanan TelkomGroup di Koti, Denny mengatakan, sedang menginventarisir kondisi di sana dan akan segera kami informasikan dalam kesempatan pertama. Telkomsel terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan Pemda dan Keamanan setempat guna memastikan keselamatan seluruh personil karyawan serta fasilitas termasuk alat produksi telekomunikasi tetap dalam keadaan aman.
Baca juga : Akses Telepon dan SMS di Jayapura Dimatikan
“Dengan adanya aksi penyampaian pendapat di kota Jayapura pada 29 Agustus 2019, maka GraPARI Jayapura untuk sementara tidak beroperasi hingga waktu yang belum bisa ditentukan,” tukasnya. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya