Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Mitsubishi baru saja meluncurkan Outlander Plug In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) pekan lalu. Mobil tersebut dibanderol sekitar Rp 1 miliaran.
Chairman Mintsubishi Motors Corporation Osamu Masuko mengatakan, mahalnya harga mobil teknologi PHEV itu disebabkan tingginya pajak impor. “(Harga) karena pajak impornya,” ujar Chairman Mintsubishi Motors Corporation Osamu Masuko kepada media di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7).
Karena itu, ke depan, misi perseroan melakukan negosiasi dengan pemerintah agar pajak impor bisa turun. Dengan begitu, harga mobil listrik bisa turun dan kompetitif.
Baca juga : Luncurkan Outlander PHEV, Mitsubishi Dukung Mobil Listrik
Osamu juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan, jika Mitsubishi akan memproduksi mobil berteknologi PHEV itu di dalam negeri. Syaratnya jika penjualannya sudah mencapai target tertentu.
“Jika di produksi di sini, bisa meniadakan pajak impor. Tapi itu perlu volume,” ujarnya.
Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura mengatakan, selain pajak impor, yang membuat mobil ini harganya mahal adalah pajak barang mewah. “Mobil ini four wheel drive, sehingga pajaknya beda. Jadi harganya mahal. Karena kena dua kali,” ujarnya.
Ditanya kenapa diluncurkan tidak menunggu peraturan pemerintah soal mobil listrik? Nakamura mengatakan, pihaknya tidak mau menunggu sesuatu, tapi mau membuat sesuatu.
Baca juga : Harga Rumah Kian Mahal, Milenial AS Ngontrak Ranjang Susun
Sebelumya, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mendukung kebijakan pemerintah mengembangkan mobil listrik di dalam negeri. Salah satunya dengan meluncurkan New Outlander PHEV.
“Demi mendukung dan mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik, Mitsubishi Motors menghadirkan New Outlander PHEV,” ujar Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura saat peluncuran New Outlander PHEV dan Eclipse Cross di Hotel InterContinental Pondok Indah, Jakarta, Selasa (9/7) malam.
New Outlander PHEV telah resmi diperkenalkan secara global di 2013 dan telah dipasarkan di lebih dari 50 negara di dunia. Teknologi plug-in hybrid merupakan perpaduan mesin gasoline 2,4 L motor dan juga baterai menjadikan kendaraan ini ramah akan lingkungan dan tetap memberikan kenyamanan maksimal penggunanya. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya