Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
S Dan P Pertahankan Peringkat Utang
Prospek Ekonomi RI Masih On The Track
Kamis, 6 Juli 2023 06:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia di peringkat BBB dengan outlook stabil. Hal ini menunjukkan prospek pemulihan ekonomi Indonesia berjalan on the track.
Peringkat itu dirilis S&P pada 4 Juli 2023. Peringkat serupa sebelumnya diberikan oleh S&P ada 27 April 2022.
Dalam memberikan peringkat tersebut, S&P telah mempertimbangkan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang solid, rekam jejak kebijakan yang baik dan konsolidasi fiskal yang lebih cepat dari target awal.
Baca juga : Standard And Poor’s Pertahankan Peringkat RI Pada BBB Dengan Outlook Stabil
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan, peringatan BBB rating S&P yang diterima Indonesia menjadi tolak ukur kepercayaan negara luar dalam memberi utang atau berinvestasi di Indonesia.
“Peringkat BBB dengan outlook stabil tentu menjadi nilai plus bagi Indonesia di mata investor baik domestik maupun dari manca negara. Mereka lihat peringkat ini sebagai patokan sebelum berinvestasi di Indonesia,” kata Tauhid kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Kepercayaan dunia internasional itu, lanjutnya, modal untuk Pemerintah menarik investasi di tengah kondisi ekonomi global yang masih tidak menentu.
Baca juga : Lima Program Ekonomi Rakyat Harus Makin Terjangkau
Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy menerangkan, jika diperhatikan dalam rilis yang dikeluarkan oleh S&P, ada beberapa alasan kenapa Pemerintah diberikan level BBB stabil.
“Pertama terkait prospek pemulihan ekonomi Indonesia yang saat ini masih berjalan sesuai treknya. Artinya, lembaga rating menilai bahwa proses pemulihan ekonomi akan membantu Pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi di sepanjang 2023 ini. Ini nilai plus bagi kita,” kata Yusuf kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Kedua, kebijakan fiskal yang diukur pada semester pertama 2023 menunjukkan hal yang positif. Sampai dengan data terakhir menunjukkan APBN masih berada pada level surplus dan defisit anggaran diperkirakan relatif lebih kecil tahun ini.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya