Dark/Light Mode

S Dan P Pertahankan Peringkat Utang

Prospek Ekonomi RI Masih On The Track

Kamis, 6 Juli 2023 06:45 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Foto: Antara)
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
“Pencapaian APBN tentu bisa berdampak positif terhadap be­lanja Pemerintah. Akhirnya, Pe­merintah bisa lebih fleksibel un­tuk menopang proses pemulihan ekonomi di sepanjang tahun ini,” tegasnya.

Outlook stabil ini juga mencerminkan keyakinan S&P terhadap keberlanjutan pemu­lihan ekonomi Indonesia dua tahun ke depan. Hal ini akan mendukung kinerja fiskal dan stabilisasi utang.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai, afirma­si rating Indonesia oleh S&P menunjukkan kepercayaan kuat dari pemangku kepentingan inter­nasional terhadap stabilitas mak­roekonomi dan prospek ekonomi jangka menengah Indonesia.

Baca juga : Standard And Poor’s Pertahankan Peringkat RI Pada BBB Dengan Outlook Stabil

Hal ini terjadi meskipun terda­pat peningkatan risiko global yang berasal dari tensi geopolitik dan perlambatan ekonomi global.

“Kepercayaan ini didukung oleh kredibilitas kebijakan yang tinggi dan sinergi yang kuat antara Pemerintah dan Bank Indonesia,” kata Perry dalam keterangannya, kemarin.

Ke depan, kata dia, BIakan terus mencermati perkembangan ekonomi dan keuangan global dan domestik, merumuskan dan melaksanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk memas­tikan terjaganya stabilitas mak­roekonomi dan sistem keuangan.

Baca juga : Lima Program Ekonomi Rakyat Harus Makin Terjangkau

Termasuk penyesuaian lebih lanjut stance kebijakan, serta terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah untuk mendu­kung tercapainya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam S&P Global Rating, lembaga itu berpandangan penu­runan tekanan inflasi yang disertai dengan kenaikan belanja Pemerintah menjelang Pemilu diperkirakan dapat mendorong peningkatan konsumsi swasta pada paruh kedua 2023.

Hal ini akan mendukung kinerja ekonomi Indonesia di tengah tan­tangan permintaan global yang melambat, sehingga ekonomi Indonesia pada 2023 diperkirakan tumbuh sebesar 4,8 persen.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.