Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Penutupan Mandiri Sahabatku Di Hong Kong
PMI Kudu Naik Kelas, Jadi Majikan Di Negeri Sendiri
Senin, 10 Juli 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
Hasilnya, sejumlah PMI menjadi jawara dengan memboyong dana 1.000 dolar Hong Kong/HK (setara Rp 2 juta) hingga total 9.000 dolar HK (Rp 18 juta).
Darmawan bilang, pendanaan ini bisa menjadi motivasi bagi PMI untuk terus mengembangkan skill kewirausahaannya.
“Buktinya PMI mampu meluncurkan bisnis sendiri, menghasilkan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan mereka,” puji Darmawan.
Sejak 2011, program tahunan Mandiri Sahabatku telah merangkul lebih dari 17.000 PMI di Malaysia, Singapura, Hong Kong, Korea Selatan, Jepang dan Timur Tengah.
Darmawan lalu merinci, kegiatan ini memiliki serangkaian program, mulai dari pembekalan dasar finansial dan pelatihan kewirausahaan.
Munawaroh (40), PMI asal Batang (Jawa Tengah) mengaku telah 7 tahun bekerja di Hong Kong. Selama itu pula dia bergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Sukses Bersama Mandiri. Di sini, Munawaroh senang bisa menyalurkan hobi berkreasinya dengan media akrilik.
Baca juga : Kembangkan Usaha Diaspora Di Hong Kong, BNI Dipuji Menteri Erick
“Saya langsung disuruh mengajari teman-teman membuat tas dan kotak tisu. Kami bisa bertukar ilmu di Pokja,” terang Munawaroh kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Di Pokja, PMI bisa belajar praktik tata boga, tata rias, salon, akrilik. Selalu bertukar ilmu tiap Minggu, sebagai hari libur mereka. Pokja yang berdiri sejak 2016 memiliki hampir 100 orang anggota.
“Omzet kami hampir 1.000 dolar HK. Tiap hari ada saja yang beli. Kadang ada pesanan yang tidak ke-handle,” aku Munawaroh.
Baca juga : Akbar: Kader Hipmi Harus Jadi Tuan Rumah Di Negeri Sendiri
Selama menjadi PMI, Munawaroh berhasil membangun dua toko kelontong. Dan rencananya, dua tahun lagi ibu satu anak itu akan full berwirausaha di kampungnya, dengan mengembangkan keahliannya menyulap akrilik menjadi pajangan rumah.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya