Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kisah Thomas Kesuma, Diaspora Sukses Kerja Di Bank Ternama Jepang
Selasa, 25 Juli 2023 09:46 WIB
Sebelumnya
Setelah satu tahun sekolah Bahasa Jepang, Thomas lalu memutuskan melanjutkan kuliah di Universitas Pertanian terkemuka di Tokyo, yang bernama Tokyo University of Agriculture, Tokyo Nodai.
Di kampus yang fokus ke bidang pertanian ini, dirinya memutuskan mengambil jurusan Agribisnis karena melihat peluang besar dalam industri pertanian ke depan.
"Ditambah lagi karena saya memilki background finansial dan akutansi pada kuliah sebelumnya di Singapura," jelasnya.
Sembari berkuliah, Thomas juga mengikuti sejumlah program berbahasa inggris yang diselenggarakan oleh pihak kampus agar dapat membantu orang Jepang dan pelajar dari negara asing berkomunikasi dan mengenal budaya satu sama lainnya.
"Lalu, saya juga senang mencoba berbagai perkerjaan paruh waktu yang menarik seperti, pemandu wisata, guru bahasa dan penerjemah. Walaupun penghasilannya tidak seberapa, tapi cukuplah untuk mengcover biaya rumah dan makan di Jepang," ungkapnya.
Baca juga : Ini Kain Khas Muba Yang Dikenakan Wapres Di Acara Apkasi
Diakuinya, kuliah di Jepang bukan hal yang gampang. Apalagi selama menuntut kuliah di sana, semua biayanya dari kantong pribadi. Tahun pertama kuliah merupakan tahun tersulit. Banyak masalah finansial yang harus dihadapi, seperti biaya kuliah dan biaya hidup.
"Ditambah lagi, bahasa Jepang saya pada saat itu masih belum lancar, jadi sangat sulit bagi saya untuk mengerti sepenuhnya ajaran dosen yang mengajar dalam bahasa Jepang," jelasnya.
Meski demikian, Thomas mengaku cukup beruntung lantaran pada awal tahun kuliah di Jepang, banyak bertemu dengan orang Jepang yang berbaik hati menjelaskan ulang semua topik-topik yang diajarkan oleh dosen Jepang tersebut.
Berkat pergaulan dan perkawanan dengan sejumlah mahasiswa Jepang, dirinya berhasil menyelesaikan tahun pertama kuliah dengan nilai GPA 3.9.
Yang lebih membanggakan, dirinya juga dianugerahi sebagai murid teladan dari pihak Universitas. Adapun mahasiswa yang mendapat gelar ini, akan mendapat diskon biaya kuliahnya hingga 50 persen.
Baca juga : Happy Salma, Survei Hantu Di Berbagai Daerah
"Saya juga mendapatkan bantuan berupa informasi tentang cara mendapat beasiswa, tips untuk hidup di Jepang, dari senior-senior komunitas orang Indonesia di universitas saya. Selanjutnya karena saya berhasil memenuhi semua persyaratan utuk mendapatkan beasiswa dari ASSURAN International Scholarship Foundation, dan syukurnya, saya terpiliih menjadi mahasiswa beasiswa, yang saya gunakan sampai lulus kuliah," ceritanya.
Thomas mengaku, banyak pengalaman hidup yang diraihnya ketika kuliah di Jepang.
"Saya belajar banyak bahwa selain harus mempunyai sikap pantang menyerah dan sabar dalam menghadapai semua cobaan Tuhan, manajemen waktu, kapan kita harus belajar, bekerja, bersosialisasi, dan beristirahat, memegang peranan penting untuk menentukan kesusksesan di perantauan," jelasnya.
Lebih lanjut, pria asal Sumatera Utara ini mengaku, skripsi atau tesis yang diambil untuk kelulusan berjudul Kesadaran dan Evaluasi Orang Jepang Terhadap Produk Kopi Luwak dari Indonesia. Topik ini dipilihnnya lantaran telah melihat cukup banyak vending machine atau mesin otomatis di Jepang yang menjual minuman kopi di mana-mana.
Setelah meneliti lebih lanjut, negara Jepang adalah negara urutan ketiga dalam daftar negara pengonsumsi kopi terbesar di dunia setelah Amerika dan Jerman.
Baca juga : HUT Ke-51, Petrokimia Gresik Capai Kinerja Terbaik Sepanjang Sejarah
Terakhir, dia berpesan kepada anak muda Indonesia yang ingin berkuliah atau memutuskan hidup di negeri orang, agar tidak pernah putus asa, dan jangan pernah takut, atau malu jika menemui kegagalan. Karena sesungguhnya, kegagalan itulah guru terbesar dalam hidup.
"Kita harus bisa menerima bahwa kegagalan itu adalah bagian dari hidup, barulah kita bisa belajar dari kegagalan tersebut sehingga tidak terulang lagi. Jangan takut bersaing dan berkarir di luar negeri," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya