Dark/Light Mode

Manfaatkan Gas Suar, PetroChina Dongkrak Nilai Tambah & Kualitas Lingkungan

Jumat, 6 Oktober 2023 18:54 WIB
Rencana Kontraktor Kontrak Kerja Sama PetroChina International Jabung Ltd (PCJL) untuk memanfaatkan gas suar gas flare dinilai sebagai terobosan dan langkah maju. (Foto: Istimewa)
Rencana Kontraktor Kontrak Kerja Sama PetroChina International Jabung Ltd (PCJL) untuk memanfaatkan gas suar gas flare dinilai sebagai terobosan dan langkah maju. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
"Di sini lah pentingnya segera dituntaskan studi pendahuluan pemanfaatan gas suar dan melihat hasilnya secara objektif. Nantinya, hasil maksimal tersebut menjadi energi untuk masa depan negeri," ujarnya.

Rio menambahkan, peran dan terobosan inovatif KKKS PetroChina Jabung tersebut harus didukung oleh seluruh stakeholders (pemangku kepentingan) di pusat dan daerah.

"Untuk itu, iklim investasi harus terus dijaga bersama-sama sehingga tetap kondusif bagi pengembangan usaha migas di Tanah Air," ujar Rio.

Baca juga : BRI Peduli Jadikan Kampung Bali Percontohan Jaga Ekosistem Lingkungan

Seperti diketahui, selain menjadi operator di Wilayah Kerja Jabung, PetroChina juga menjadi operator untuk Wilayah Kerja Bangko yang juga terletak di Provinsi Jambi.

Sebelumnya, Direktur ARTekhno Daymas Arangga Radiandra mengatakan, pihaknya telah berkomitmen menjalin kemitraan dengan KKKS Petro China Jabung International Limited (PCJL) dan Pertamina Hulu Rokan (PHR).

"Kita berharap komitmen tersebut dapat terus terjalin sebagai upaya untuk menjaga lingkungan dengan mengurangi emisi dan memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab demi generasi yang akan datang,” ujar Daymas.

Baca juga : Ganjar Siapkan Lapangan Pekerjaan Untuk Disabilitas, Ini Langkah-langkahnya

Penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) telah dilakukan di sela konvensi International Oil and Gas (IOG) 2023 di Nusa Dua, Bali pada 21 September 2023.

Daymas menjelaskan, pihaknya berkomitmen memanfaatkan gas suar menjadi gas alam cair (LNG) berskala mikro lebih fleksibel.

Sejauh ini pihaknya telah berhasil mengurangi ukuran dan kompleksitas pengolahan gas suar dengan mendekatkan pada sumber gas di industri migas.

Baca juga : Asian Games 2022, Gregoria Cs Mulai Adaptasi Lapangan

Dengan kapasitas penanganan terendah hingga 0,4 MMSCFD, akan lebih besar membuka peluang pemanfaatan gas yang tidak bermanfaat menjadi LNG yang layak.

“Kami merancang LNG berskala mikro berbasis skid-mount yang membuatnya menjadi lebih mudah dipasang, dan dipindah-pindah tempat sesuai dengan kebutuhan,” ujar Daymas.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.