Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka menguat 0,92 persen ke level Rp 15.583 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan Jumat (3/11/2023) di level Rp 15.727 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Won Korea Selatan melesat 0,98 persen, peso Filipina menguat 0,49 persen, baht Thailand naik 0,30 persen, ringgit Malaysia naik 0,96 persen, dan dolar Singapura melonjak 0,10 persen.
Baca juga : Akhir Pekan, Rupiah Dibuka Di Level Rp 15.833
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,01 persen ke level 104,89. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro menguat 1,01 persen ke level Rp 16.705, terhadap poundsterling Inggris naik 1,09 persen ke level Rp 19.529, dan terhadap dolar Australia menguat 0,94 persen ke level Rp 10.194.
Analis Pasar Keuangan, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan di tengah pelemahan dolar AS setelah data tenaga kerja AS lemah.
Baca juga : Menguat Tipis, Rupiah Nangkring Di Rp 15.875
"Tetapi penguatan rupiah mungkin terbatas, investor mengantisipasi data PDB kuartal III yang diperkirakan tumbuh 5,05 persen," jelasnya, Senin (6/11/2023).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 15.600 per dolar AS hingga Rp 15.800 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya