Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Bantu Petani Bambu Flores Berkembang
CIMB Niaga Berikan Latihan Dan Bimbingan
Minggu, 12 November 2023 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) bersama Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) memberikan latihan dan pembinaan untuk petani bambu di Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini diharapkan bisa menjaga dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan potensi bambu yang luar biasa di daerah tersebut.
Ngada memiliki anugerah dari Tuhan berupa melimpahnya tumbuhan bambu. Potensi bambu di Ngada tersebar hampir di semua kecamatan atau seluas 70,2 hektare (ha).
Baca juga : PHE WMO Kembangkan Salt Center Terintegrasi
Bambu tumbuh subur di Kabupaten Ngada, dan telah dimanfaatkan Masyarakat. Bahkan, menjadi bagian hidup yang diwariskan secara turun temurun dari leluhur.
Menyadari potensi besar yang dimiliki bambu sebagai Sumber Daya Alam (SDA) yang berkelanjutan, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) membangun hubungan yang kuat dalam pemanfaatan dan konservasi bambu.
Baca juga : Bantu Palestina, Baznas Apresiasi Penggalangan Dana LAZ Assalaam Papua
Sejak 2012, CIMB Niaga bersama Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) mendukung pelestarian dan pemanfaatan bambu berbasis masyarakat.
Tak hanya memberikan dukungan finansial, CIMB Niaga bersama KEHATI juga bertanggung jawab memberikan pelatihan dan bimbingan kepada petani bambu di wilayah tersebut untuk terus berkembang.
Baca juga : Panji Gumilang Tersangka TPPU, MUI Ingatkan Penggunaan Dana Sumbangan
Project Koordinator Yayasan Bambu Lestari (YBL) Flores, Paskalis Lalu, sebagai partner pelaksana di kabupaten Ngada mengaku, melalui kolaborasi yang erat tersebut, sudah banyak masyarakat, terutama ibu-ibu (mama-mama-sebutan ibu-ibu di Flores) dan petani, telah berhasil menciptakan produk-produk bambu berkelas dunia.
“Tak hanya itu, dukungan tersebut juga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” ungkap Paskalis saat berbincang dengan Rakyat Merdeka melalui sambungan telepon, Kamis (9/11).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya