Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Di COP28, PLN Kantongi 4 Kerja Sama Strategis Percepat Transisi Energi
Senin, 4 Desember 2023 12:10 WIB
Sebelumnya
PLN bersama GEAPP akan mengakselerasi dedieselisasi, infrastruktur kendaraan listrik dan juga pengembangan EBT di Indonesia.
Ketiga, PLN juga menyepakati kerja sama dengan PT SMI dan KfW untuk memanfaatkan Project Development Facility (PDF) yang dikelola oleh PT SMI untuk proyek-proyek Pumped Storage Hydroelectric Power Plant dalam rangka percepatan transisi energi di Indonesia.
Baca juga : Pertamina NRE-KPI Kerja Sama Terapkan Efisiensi Energi
Nantinya KfW bersama PT SMI akan memberikan dukungan dalam bentuk Feasibility Study dan Environmental & Social Scoping pada tahapan persiapan proyek PLTA Grindulu Pumped Storage 4x250 MW dan PLTA Sumatera Pumped Storage 2x250 MW.
Terakhir kata Darmawan, yang merupakan capaian penting dalam kesepakatan di COP28 ini adalah PLN bersama CEP, ADB, dan INA mengupayakan percepatan pemensiunan operasional PLTU Cirebon pada Desember 2035, lebih awal daripada Juli 2042.
Baca juga : COP28 Dubai: PLN-KHNP Korsel Kaji Kelayakan Energi Nuklir
Upaya ini mampu menghindarkan emisi hingga 30 juta ton CO2.
Di bawah arahan Ibu Sri Mulyani, PLN bisa mendapatkan dukungan green financing country platform untuk mengekspansi upaya kami dalam transisi energi.
Baca juga : Sinergi BUMN di COP28 Dubai, PLN dan PTBA Kerja Sama Manfaatkan FABA PLTU
"Di bawah skema pendanaan inilah kami mampu mengekspansi proyek EBT kami hingga 21,6 GW," tutup Darmawan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya