Dark/Light Mode

Pemerintah Didorong Genjot Produksi Baterai

Subsidi Motor Listrik Masih Sepi Peminat

Selasa, 5 Desember 2023 07:20 WIB
Pengamat dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi. (Foto: Ist)
Pengamat dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Terpisah, Kementerian Per­industrian (Kemenperin) belum berencana meningkatkan nilai subsidi motor listrik dari Rp 7 juta menjadi Rp 10 juta.

Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arief mengaku, saat ini masyarakat masih sulit untuk beralih dari motor konven­sional menjadi motor listrik.

Menurutnya, salah satu alasannya adalah setiap merek motor listrik memiliki standard mas­ing-masing untuk baterainya.

“Insentifnya masih Rp 7 juta,” ujarnya, di kantor Kementerian Perindustrian, Kamis (30/11).

Untuk diketahui, pemerintah memberikan insentif Rp 7 juta untuk motor baru atau konversi.

Baca juga : Kita Siap Jadi Produsen Kendaraan Listrik Dunia

Sementara dari sisi manufak­tur, terdapat potongan Pajak Per­tambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen untuk Tingkat Kom­ponen Dalam Negeri (TKDN) yang mencapai 40 persen.

Pertamina Beri Dukungan

Anak usaha PT Pertamina (Persero), Pertamina New Re­newable Energy (NRE) ikut andil dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Direktur Utama Pertamina NRE Dannif Danusaputro meyakini, adopsi kendaraan listrik menjadi peluang besar bagi perseroan. Serta, memperkuat upaya Indonesia menuju transisi energi.

Karena itu, pihaknya akan mengembangkan ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir.

Baca juga : Mentan Genjot Upsus Percepatan Produksi Padi Dan Jagung Di Jatim

“Kami akan menjadi pemain utama dari infrastruktur, pengi­sian daya dan seluruh proses rantai pasok kendaraan listrik,” kata Dannif di diskusi bertema E-Mobility: Balancing Sustain­ability and Growth in Critical Supply Chains di Paviliun Indo­nesia di Dubai, Uni Emirat Arab, Jumat (1/12).

Ia menegaskan, pengembangan akan difokuskan pada kendaraan listrik roda dua.

Untuk merealisasikan itu, pihaknya sudah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan ride-hailing di Indonesia.Kerja sama itu meliputi pengembangan operator armada, pengemudi dan pengisian daya.

“Kami juga akan mengem­bangkan battery pack untuk ken­daraan roda dua,” bebernya.

Ia melihat, sumber daya alam yang tersebar di berbagai daerah juga akan mendukung pembangu­nan infrastruktur dan konektivitas dalam penyaluran rantai pasok.

Baca juga : Kementan Ajak Semua Pihak Genjot Produksi Padi Dan Jagung

“Hal ini, mampu memperce­pat terwujudnya ekosistem kendaraan listrik,” tukasnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 5/12/2023 dengan judul Pemerintah Didorong Genjot Produksi Baterai, Subsidi Motor Listrik Masih Sepi Peminat

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.