Dark/Light Mode

General Motors Kibarkan Bendera Putih, Kemenperin: Penjualannya Loyo

Selasa, 29 Oktober 2019 16:08 WIB
Ilustrasi pameran Chevrolet. (Foto: Chevrolet)
Ilustrasi pameran Chevrolet. (Foto: Chevrolet)

RM.id  Rakyat Merdeka - Agen Pemegang Merek (APM) Chevrolet, PT General Motors Indonesia (GMI) menyetop penjualannya dan angkat kaki dari Indonesia. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut alasannya karena produknya kurang laku.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kemenperin, Putu Juli Ardika mengatakan, pihak General Motors sudah melaporkan rencana menghentikan penjualannya di Indonesia. Alasan mereka karena murni bisnis. “Segmen pasarnya tidak cukup untuk menjalankan bisnis di Indonesia,” kata Putu di Jakarta, Selasa (29/10).

Baca juga : Desentralisasi Kawasan Industri Dan Perizinan Jadi PR Menperin Agus

Putu menilai, cabutnya General Motors dari Indonesia tidak akan berdampak signifikan terhadap industri otomotif di dalam negeri, mengingat alasannya adalah karena bisnis. “Untuk berbisnis di Indonesia memang ada skala yang perlu dicapai. Kalau skalanya tidak sampai ya tidak bisa tercukupi,” ungkap Putu.

Selain itu, kata Putu, jumlah tenaga kerjanya juga sedikit. Sekitar 20 orang. Sebagian masih akan bekerja untuk memberikan layanan kepada pemilik Chevrolet.

Baca juga : Jalankan Visi Presiden, Kemenperin Genjot Pertumbuhan IKM

Sebelumnya, General Motors mengumumkan akan menghentikan aktivitas penjualan kendaraan dengan merek Chevrolet di pasar Indonesia pada akhir Maret 2020. President GM Asia Tenggara Hector Villarreal mengatakan, keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian pertimbangan yang menyeluruh dari berbagai rencana bisnis yang memungkinkan bagi GM Indonesia di masa mendatang.

"Keputusan yang sulit ini konsisten dengan strategi global GM untuk tetap berfokus pada pasar yang memiliki jalur yang jelas untuk mencapai keuntungan yang berkesinambungan," lanjutnya.

Baca juga : Ketua MPR: Prioritaskan Kerja Merawat Kebhinekaan

Menurut dia, pasar Indonesia tak sesuai dengan harapan perseroan. Selain itu, terjadinya pelemahan harga komoditas dan tekanan mata uang asing. Meski demikian, pihaknya akan tetap memberikan pelayanan kepada seluruh konsumen Chevrolet dalam bentuk layanan garansi dan purna jual. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.