Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perkuat Infrastruktur Kesehatan, Hutama Karya Bangun RSUP Di Yogyakarta & Bali
Jumat, 3 Mei 2024 15:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Hutama Karya (Persero) tengah menyelesaikan proyek pembangunan Gedung Ibu dan Anak RSUP (Rumah Sakit Umum Pusat) Dr. Sardjito, Sleman, Yogyakarta senilai Rp 267 miliar, dengan progres pengerjaan saat ini lebih cepat dari rencana per April 2024 mencapai 79,3 persen.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan, proyek ini difungsikan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, kualitas, rujukan dan infrastruktur, terutama pada pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Serta, dimanfaatkan sebagai fasilitas tanggap darurat, tanggap bencana alam dan tanggap pandemi.
“Targetnya, ini selesai pada November 2024 dan RSUP Dr. Sardjito nantinya akan menjadi salah satu dari enam Rumah Sakit rujukan nasional," ujar Adjib, melalui siaran pers, Jumat (3/5/2024).
Sehingga, perlu ditingkatkan secara infrastruktur, peralatan medis hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan fokus pada kesehatan ibu dan anak, onkologi, kesehatan pernafasan, serta penerapan terapi sel induk.
Baca juga : Praktisi Kesehatan: Perlu Regulasi Cegah Anak Merokok Dan Pakai Vape
Adjib memastikan, bangunan ini memiliki desain unik dengan memadukan elemen arsitektur kearifan lokal bermotif batik.
Selain itu, pihaknya juga telah menyelesaikan sejumlah pekerjaan berupa struktur bawah dan struktur atas, serta menyisakan pekerjaan arsitektur dan interior, power house, selasar, instalasi tangki air bawah tanah, site development dan utilitas Mechanical, Electrical and Plumbing (MEP).
Menurut Adjib, untuk mempercepat penyelesaian proyek, pihaknya menggunakan teknologi BIM (Building Information Modelling) guna menghindari pekerjaan berulang dan mengidentifikasi potensi ketidaksesuaian pekerjaan.
Selain itu, dilakukan serangkaian upaya dalam meminimalisir dampak lingkungan dengan rutin melakukan pengendalian terhadap penyebaran debu dan pembersihan di area proyek, manajemen pengelolaan limbah proyek.
Serta, mengatur jadwal pekerjaan-pekerjaan tertentu di luar waktu operasional mengingat pekerjaan berada di lingkungan Rumah Sakit yang tetap beroperasi.
Baca juga : Jokowi Resmikan Infrastruktur Terdampak Gempa Di Sulbar Senilai Rp 1,3 Triliun
Selain proyek RS Sardjito yang cukup progresif, kata dia, perseroan juga berhasil mendapatkan kontrak baru untuk proyek konstruksi penyesuaian layout Gedung Estetika RSUP Prof. Dr. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar, Bali.
Adapun, kontrak ditandatangani EVP Divisi Gedung Hutama Karya Nyoman Endi Mahendra bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengeluaran Anggaran Belanja Modal Khusus Gedung Estetika, dr. Affan Priyambodo Permana, Sp. BS (K), serta Kuasa Pengguna Anggaran atau Barang RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, dr. I Wayan Sudana, M.Kes di Aula Yudistira (Aula VIP) RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar, Bali, Senin (25/3).
Adjib menerangkan, proyek ini dikerjakan dalam rangka meningkatkan fasilitas kesehatan dan estetika setara pelayanan internasional, menarik potensi wisatawan lokal dan mancanegara untuk melakukan perawatan kecantikan, sekaligus mendukung program Medical Tourism di Bali.
“Gedung estetika ini, merupakan salah satu proyek percontohan kerja sama Indonesia dengan Korea Selatan dalam bidang beauty and wellness, serta akan dijadikan sebagai rumah sakit vertikal yang menjadi rujukan di Provinsi Bali dan sekitarnya,”ujar Adjib.
Ia menambahkan, pada percepatan pengerjaan yang ditargetkan selesai pada Juli 2024, proyek ini juga menerapkan teknologi BIM untuk membuat pemodelan fisik gedung sesuai dengan rencana, melakukan perhitungan volume material secara cepat, visualisasi progres proyek dalam bentuk 3 dimensi, hingga membantu penyusunan rencana dan realisasi pekerjaan.
Baca juga : Selama Mudik Hingga H2 Lebaran, Posko Kesehatan Jabar Tangani 6 Jenis Penyakit
Pihaknya berkomitmen, untuk mendukung kemajuan fasilitas kesehatan di Indonesia dengan menyelesaikan proyek secara tepat waktu, tepat mutu, tepat biaya, zero accident, serta menjaga kualitas pekerjaan dengan perencanaan yang baik dan evaluasi pekerjaan secara berkala.
“Kami harap, kedua Rumah Sakit ini dapat menjadi transformasi dalam pelayanan kesehatan yang semakin maju dan modern,” pungkas Adjib.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya