Dark/Light Mode

Dikenakan Untuk Semua Negara

Bea Masuk Hingga 200 Persen Lindungi Industri Dalam Negeri

Minggu, 14 Juli 2024 07:05 WIB
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Ilustrasi. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Menurutnya, ada 7 barang impor yang dikenakan pajak hingga 200 persen. Yaitu, tekstil produk tekstil (TPT), pakaian jadi, keramik, perangkat elektronik, produk kecantikan, barang tekstil sudah jadi, dan alas kaki. Pengenaan bea masuk ini akan mengacu pada impor tiga tahun terakhir.

“Dalam melakukan penyelidikan terhadap data impor tiga tahun terakhir, KPPI dan KADI akan melihat data dari berbagai sumber seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan asosiasi,” ujar Zulhas.

Direktur Ekonomi Digital of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan, BMTP dan BMAD bakal mampu melindungi produk lokal dari gempuran barang impor.

Baca juga : Kinerja Himbara Makin Ciamik

“Namun penerapan pajak tambahan ini harus diperhitungkan secara hati-hati. Harus ada kajian yang matang dari KPPI dan KADI agar pelaksanaanya nanti efektif untuk menekan impor,” kata Huda, kepada Rakyat Merdeka, Jumat (12/7/2024).

Dia melanjutkan, kedua komisi juga harus tepat dalam menentukan berapa tarif yang akan dikenakan untuk produk impor yang masuk. Agar produk dalam negeri bisa jadi bersaing secara harga.

“Saat barang impor masuk, mereka akan dikenakan bea masuk 50, 100, atau 200 atau persen, harus ada tahapan kajiannya. Nggak bisa asal ketok saja,” lanjutnya.

Baca juga : Agar Jera, PPKS Bakal Diseret Ke Meja Hijau

Menurut Huda, upaya melindungi produk dalam negeri dari gempuran barang impor, khususnya dari China, mutlak harus dilakukan. Pasalnya, barang asal China lebih murah karena pemerintah mereka secara aktif telah memberikan insentif terhadap Industri Kecil Menengah (IKM) mereka yang melakukan ekspor.

“Hal itu dilakukan Pemerintah China untuk bisa menyerap produksi dalam negeri yang oversupply. Jadi, kita juga harus lindungi pasar dalam negeri kita dari serbuan barang impor dari China,” tegasnya. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Minggu, 14 Juli 2024 dengan judul "55 Siswa Program KL-Yes Tiba Di Tanah Air, Welcome Duta Bangsa Warga AS Dan Indonesia"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.