Dark/Light Mode

Bidik Pasar Amerika Latin Dan Afrika

Pebisnis Minta Bea Masuk Nol Persen

Rabu, 17 Juli 2024 07:05 WIB
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid. Foto: Dok. KADIN
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid. Foto: Dok. KADIN

 Sebelumnya 
Sementara, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kemaritiman In­vestasi, dan Luar Negeri Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, kondisi geopolitik dan pasar global semakin melemah.

Menurutnya, kondisi ini sangat mempengaruhi kinerja perdagangan Indonesia.

“Jadi, demand dari pasar glob­al juga menurun cukup signifi­kan dan ini jelas mempengaruhi. Kondisinya sedang tidak mudah dengan pelemahan nilai rupiah akan berdampak pada daya beli dan lain-lain,” kata Shinta.

Baca juga : Pupuk Indonesia Minta Kepastian Pasokan Gas

Shinta mengatakan, Afrika menjadi salah satu pasar kunci yang saat ini tengah dikembang­kan dari sisi industri kendaraan, hingga potensi investasinya.

Selain Afrika, Kadin juga membidik Amerika Selatan se­bagai pasar potensial. Didukung dengan berbagai agenda besar di sana mulai dari G20 di Brazil, Kerja sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Peru dan Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia (INA-LAC).

“Pasar Amerika Selatan ini peluangnya besar. Kita juga sudah memiliki Indonesia-Chile Comprehensive Economic Part-nership Agreement (IC-CEPA),” kata dia.

Baca juga : 2027, Jakarta Dipatok Bebas Wilayah Kumuh

Menurutnya, IC-CEPA ini akan menjadi patokan. Se­lain itu, juga telah terjalin kerja sama Indonesia dengan negara-negara latin lainnya yang tergabung dalam blok perdagangan Mercosur. Seperti Uruguay dan Paraguay.

“Mercosur ini juga sedang kita kembangkan dan kelihatannya Pemerintah sudah mulai mau negosiasi untuk Mercosur. Dan ini beberapa perjanjian dagang yang akan membantu,” pung­kasnya. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Rabu, 17 Juli 2024 dengan judul "Bidik Pasar Amerika Latin Dan Afrika Pebisnis Minta Bea Masuk Nol Persen"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.