Dark/Light Mode

Merger Waskita-Hutama Karya Kerek Daya Saing

Jumat, 19 Juli 2024 07:00 WIB
Merger Waskita-Hutama Karya Kerek Daya Saing

 Sebelumnya 
“Saya sudah kirim surat ke Pak Basuki (Menteri PUPR) dan sudah di-review oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Saat ini kami menunggu prosesnya saja,” katanya, Jumat (12/7).

Mantan Bos Klub Inter Milan ini memastikan, pembentukan Holding BUMN Karya akan terus berlanjut. Komposisi dari peleburan tujuh perusahaan konstruksi itu disebut tidak mengalami perubahan.

Ia berharap, proses peleburan tujuh perusahaan konstruksi pelat merah dapat berjalan cepat.

Baca juga : DPRD Kaget, Ribuan Guru Honorer Dipecat Mendadak

“Makin cepat makin baik. Seperti penutupan perusahaan BUMN, kalau bisa jangan ter­lalu lama. Kalau memang sudah sakit, harus ditutup segera,” ucap Erick.

Ia menegaskan, langkah terse­but dilakukan sebagai bentuk penyehatan BUMN Karya. Pi­haknya juga sudah melakukan klasifikasi dan pengelompokan agar dapat berfokus pada tugas masing-masing perusahaan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, atau akrab disapa Tiko menambahkan, komposisi dari pembentukan holding tidak mengalami perubahan.

Baca juga : Ingat, Jangan Jumawa

Artinya, PT ADHI Karya (Persero) Tbk atau ADHI akan menjadi induk holding bagi PT Brantas Abipraya (Persero) dan PT Nindya Karya, yang akan fokus pada proyek pembangunan infrastruktur air, rel, dan juga beberapa konteks lainnya.

Sedangkan Waskita Karya atau WSKT akan bergabung ke HK, dan fokus pada proyek sea­port, airport, dan akan tetap ma­suk di residential, karena masih ada aset-aset yang tertinggal sebelumnya.

Sementara PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP dipasangkan dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA, akan berfokus pada proyek jalan tol, non-tol, insti­tutional building, dan juga resi­dential commercial.

Baca juga : Celtics Ditantang Panathinaikos

Sebelumnya, Direktur Utama PT PP Novel Arsyad mengatakan, rencana merger BUMN Karya dipastikan akan memberikan kontribusi lebih baik bagi pem­bangunan di Indonesia.

“Perseroan tetap menunggu hasil akhir kajian penggabungan BUMN Karya yang akan disampaikan Menteri BUMN dan tentunya akan kami ikuti,” kata Novel. DWI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Jumat, 19 Juli 2024 dengan judul "Merger Waskita-Hutama Karya Kerek Daya Saing"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.