Dark/Light Mode

Tepis Tuduhan Penggelembungan Harga

Lelang Impor Beras Bulog Transparan

Selasa, 23 Juli 2024 07:05 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi.
Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi.

 Sebelumnya 
Bayu menjelaskan, mekanisme lelang terbuka diawali dengan pengumuman terbuka bahwa Perum Bulog akan membeli sejumlah beras. Lalu akan ada pendaftaran peminat lelang, yang jumlahnya antara 80 sampai 100 perusahaan eksportir penjual.

Tahap selanjutnya adalah sesi penjelasan. Pada sesi ini dijelaskan syarat dan ketentuan mengikuti lelang terbuka, yang merujuk kepada praktik transparan dalam perdagangan internasional.

Syarat tersebut antara lain eksportir harus punya pengalaman pernah mengekspor, harus bersedia diinspeksi jika perlu. Dan harus bersedia menerbitkan uang jaminan tender (bid bond), serta uang jaminan kinerja (performance bond) di bank terkemuka Indonesia, selain persyaratan administrasi lainnya.

Beberapa perusahaan, kata Bayu, terutama yang baru, biasanya akan mundur karena persyaratan yang ketat tersebut.

Baca juga : Luhut: Dari Royalti Saja Kita Dapat Rp 10 Triliun

“Sehingga yang kemudian benar-benar ikut lelang sekitar 40-50 perusahaan,” sebut Guru Besar Institut Pertanian Bogor ini.

Lalu, imbuh Bayu, Bulog baru melakukan lelang secara terbuka. Pada tahap ini, pergerakan penawaran harga dari masing-masing calon pemasok bisa terlihat jelas oleh calon mitra lainnya, serta semua peserta lelang.

Dia menggarisbawahi, bahwa semua dilakukan secara transparan sesuai dengan komitmen Bulog dalam melakukan transformasi.

“Kepercayaan pada perdagangan internasional sangatlah mahal harganya, karenanya harus selalu kami jaga,” tandas Bayu.

Huluisisasi dan Hilirisasi

Baca juga : Heru Janji Kasih Upah Yang Layak

Bayu kemudian menjelaskan, mengenai fungsi utama Perum Bulog untuk melakukan distribusi pada rantai pasok pangan.

Dalam 5 tahun ke depan, dia berharap, Perum Bulog dapat mewujudkan ambisinya untuk menjadi pemimpin yang terpercaya pada rantai pasok pangan.

Walaupun berfokus pada distribusi pangan, namun Bulog juga mencoba membantu mengatasi masalah produksi pangan yang ada, khususnya beras, dengan melakukan program huluisasi bernama Mitra Tani.

Melalui program Mitra Tani, lanjut Bayu, pihaknya mendampingi para petani, termasuk memperbaiki dan membantu mengatasi masalah mereka. Seperti kekurangan pupuk dan bibit, menjadi penjamin pembiayaan.

Baca juga : Garuda Muda Jangan Lengah

“Sehingga mitra petani yang menjadi pemasok kami, akan merasa terbantu,” tutup Bayu. IMA/EFI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Selasa, 23 Juli 2024 dengan judul "Tepis Tuduhan Penggelembungan Harga, Lelang Impor Beras Bulog Transparan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.