Dark/Light Mode

PT Sokonindo Automobile Teken Kerja Sama Pengadaan Fast Charging Dengan Voltron

Kamis, 25 Juli 2024 14:21 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Bersamaan dengan berlangsungnya pameran otomotif terbesar dan paling prestisius di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Auto Show 2024 (GIIAS 2024), yang berlangsung dari tanggal 18-28 Juli 2024 di ICE, BSD City, Tangerang, PT Sokonindo Automobile, produsen APM merk mobil DFSK dan SERES menggelar acara penandatanganan kerja sama (MoU) dengan PT Exelly Elektrik Indonesia (Voltron Indonesia).

Kerja sama ini, mencakup pengadaan stasiun pengisian kendaraan listrik di Indonesia.

Director Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin mengaku senang dapat bekerja sama dengan Voltron Indonesia untuk pengadaan titik pengisian kendaraan listrik di Indonesia.

Kolaborasi ini, kata dia, akan memainkan peran penting untuk memastikan konsumen memiliki akses terhadap infrastruktur pengisian daya yang mereka perlukan.

“Sehingga konsumen Indonesia tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan kendaraan listrik,” ujarnya.

“Upaya ini mampu memberikan solusi dan secara tidak langsung meningkatkan serta mempercepat adopsi transportasi berkelanjutan yang ramah lingkungan di Indonesia,” imbuh Cing Hok Rifin.

Melalui kemitraan ini, kedua perusahaan berencana memperluas ketersediaan stasiun pengisian daya dengan fokus pada peningkatan jumlah stasiun pengisian daya di area (cakupan wilayah).

Sehingga, memudahkan pengemudi menemukan titik yang nyaman untuk mengisi daya kendaraannya.

Baca juga : PGN-Premier Oil Tuna Jajaki Kerja Sama Pemanfaatan Gas Bumi WK Tuna

Kolaborasi ini juga akan melibatkan upaya bersama untuk mengedukasi masyarakat yang lebih luas tentang manfaat mobil listrik dengan semakin berkembangnya pengisian daya yang tersedia.

Selanjutnya, kemitraan ini akan menjajaki integrasi teknologi pengisian daya canggih untuk memberikan pengalaman pengisian daya yang efisien, melalui aplikasi yang dimiliki oleh Voltron.

Sehingga para pelanggan DSFK dan SERES dapat menikmati visibilitas ketersediaan stasiun daya secara real time.

Founder-CEO Voltron, Abdul Rahman Elly Founder mengaku sangat antusias dengan kerja sama ini.

“Ini merupakan langkah konkret untuk mendukung upaya global dalam mencapai target net zero emission,” tuturnya.

Dengan infrastruktur pengisian daya cepat yang disediakan, Voltron berharap dapat mendukung PT Sokonindo Automobile dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

“Kerja sama ini juga mencerminkan komitmen kuat kami terhadap prinsip-prinsip ESG. Kami tidak hanya fokus pada inovasi teknologi, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan lingkungan,” tuturnya.

Dia yakin, dengan kolaborasi ini, kita bisa bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Baca juga : Partai Vietnam Bakal Hadir Di Acara HUT Ke-60 Golkar

Kolaborasi ini mencakup instalasi sejumlah stasiun pengisian daya cepat di berbagai lokasi strategis di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data, satu stasiun pengisian daya cepat dapat mengurangi emisi karbon hingga 1,5 ton CO2 per tahun, dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mendorong penggunaan kendaraan listrik.

“Hal ini tidak hanya akan memudahkan para pengguna kendaraan listrik, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik sebagai salah satu solusi mobilitas ramah lingkungan,” tandasnya.

Diharapkan, stasiun pengisian kendaraan listrik ini nantinya dapat memenuhi kebutuhan para pengguna mobil SERES dan DFSK Gelora E untuk memudahkan mereka mengisi baterai mobilnya.

Selain itu, stasiun pengisian kendaraan listrik ini juga dapat dimanfaatkan oleh konsumen mobil listrik merek lain.

Sehingga diharapkan keterbatasan stasiun pengisian daya dapat lebih mudah dijangkau karena area yang lebih luas dan meningkatkan kesadaran konsumen akan manfaat penggunaan mobil listrik untuk mencapai reduksi emisi yang sudah disepakati Pemerintah Indonesia.

Indonesia menjadi salah satu negara berkembang yang ikut berkontribusi dalam upaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Indonesia hadir dalam konvensi yang diadakan di Paris dengan menghasilkan sebuah perjanjian yang disebut Paris Agreement, dimana Indonesia berjanji untuk mengurangi emisi CO2 sebesar 29 persen hingga tahun 2030.

Baca juga : Jokowi Teken Perpres Pembangunan IKN, Atur Anggaran Hingga Ganti Rugi Lahan

PT Sokonindo Automobile yang menaungi brand DFSK dan SERES memiliki line up mobil listrik seperti kendaraan niaga DFSK Gelora E yang merupakan mobil listrik serbaguna bermodel Van.

Serta mobil penumpang SERES E1 yang merupakan City Car listrik yang cocok digunakan sehari-hari di perkotaan.

Saat ini DFSK dan SERES juga ikut berpartisipasi dalam perhelatan otomotif GIIAS 2024 dengan menampilkan kedua unit tersebut serta SERES 7 dan SERES 9 Concept.

Melalui DSFK dan SERES, Sokonindo berkomitmen untuk terus menghadirkan rangkaian kendaraan listrik berkualitas tinggi, inovatif, dan stylish untuk konsumen Indonesia.

“Kami berdedikasi untuk memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang komprehensif,” tutup Cing Hok Rifin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.