Dark/Light Mode

Dorong Transisi Energi, Garudafood Gunakan Motor Listrik untuk Operasional

Jumat, 26 Juli 2024 16:22 WIB
Peresmian simbolis motor listrik Garudafood, (Foto: Dok. Garudafood)
Peresmian simbolis motor listrik Garudafood, (Foto: Dok. Garudafood)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood) perdana meresmikan penggunaan motor listrik untuk kendaraan operasional anak usahanya yakni PT Sinarniaga Sejahtera (SNS).

Upaya ini merupakan wujud komitmen Garudafood untuk melanjutkan langkah transisi penggunaan energi baru terbarukan (EBT) serta guna mendukung pemerintah mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

Sebanyak 40 unit motor listrik diluncurkan pada tahap awal di acara peresmian simbolis motor listrik bertempat di Bekasi, Jawa Barat.

Sebagai informasi, SNS adalah anak usaha Garudafood yang merupakan distributor FMCG (Fast Moving Consumer Goods) berskala nasional terdepan di Indonesia.

Direktur Garudafood, Fransiskus Johny Soegiarto mengatakan penggunaan motor listrik untuk kendaraan operasional menandai langkah strategis Garudafood dalam mendukung keberlanjutan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Fransiskus mengatakan, dengan beralih ke motor listrik sebagai kendaraan operasional, Garudafood berkomitmen secara efektif mengurangi jejak karbon melalui pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

Baca juga : Gunakan Pangan Lokal Ya!

"Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata untuk lingkungan yang lebih bersih guna mencapai tujuan NZE tahun 2060,” ujar Fransiskus di acara peresmian simbolis motor listrik Garudafood," Jumat (26/7/2024).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT SNS Ruli Tobing menjelaskan, penggunaan motor listrik tahap pertama akan digunakan oleh salesman SNS di wilayah Jabodetabek.

Adapun motor listrik memiliki spesifikasi dan fitur yang dapat mendukung kinerja salesman.

“Tahap pertama penggunaan motor listrik ini akan difokuskan di area Jabodetabek untuk digunakan oleh salesman kami," ujar Ruli.

Ruli menambahkan, melalui peluncuran motor listrik ini, diharapkan dapat memotivasi salesman untuk lebih produktif dan efisien dalam melakukan kegiatan operasional sekaligus turut berkontribusi positif terhadap lingkungan.

Dikutip dari laman PLN, penggunaan kendaraan listrik dapat mereduksi hingga 40 persen emisi karbon.

Baca juga : Dukung Transisi Energi, Volta Luncurkan MandalaX dan PatriotX

Sebagai perbandingan, emisi antara kendaraan listrik dan kendaraan BBM yaitu, 1 liter BBM sama dengan 1,5 kWh listrik.

Emisi karbon 1 liter BBM adalah 2,4 kg Co2e dan sedangkan emisi karbon 1,5 kWh listrik adalah 1,5 kg Co2e.

Habibie, salah satu salesman SNS menuturkan, penggunaan motor listrik sebagai kendaraan operasional menjadi pengalaman berkendara yang baru dan terasa lebih nyaman.

Motor listrik juga menawarkan performa yang tidak kalah dengan motor konvensional, hemat bahan bakar, serta perawatan yang lebih mudah.

“Berkendara jadi lebih nyaman karena tidak menghasilkan suara bising. Dengan menggunakan motor listrik juga, kami dapat menghemat bahan bakar, perawatan relatif lebih mudah, dan efisien waktu karena mengurangi waktu mengantre di SPBU," ujar Habibie.

Habibie juga menambahkan, fasilitas seperti pengisian baterai juga sudah disiapkan dari SNS sehingga memudahkan mobilitas.

Baca juga : Dipori Persada Raya Luncurkan Mobil Water Treatment Untuk Korps Brimob Polri

Sepanjang tahun 2024, Garudafood melalui anak usahanya SNS bekerjasama dengan BNI dan Volta Group menargetkan pengadaan hingga 500 unit motor listrik sebagai kendaraan operasional yang akan digunakan oleh salesman SNS.

Sejumlah stasiun ganti baterai juga telah siap digunakan di sejumlah titik di wilayah Jabodetabek.

Penggunaan motor listrik sebagai kendaraan operasional ini melanjutkan komitmen Garudafood untuk mendukung akselerasi penggunaan transisi energi baru terbarukan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.