Dark/Light Mode

Korsel Perbanyak Ekspor Stawberry Dan Peach Ke Indonesia

Jumat, 26 Juli 2024 16:39 WIB
Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2024 di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2024). Foto: Istimewa
Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2024 di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2024). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) terus mempromosikan produk-produk makanan dan minuman ke Indonesia. Salah satunya, produk pertanian seperti buah-buahan yang terkenal di Korea Selatan yakni strawberry dan peach.

Kedua jenis buah ini sangat familiar pada bahan bahanan makanan Korea Selatan.

"Kita bulan Agustus akan siapkan ekspor buah peach yang memiliki kualitas terbaik dari Korea Selatan lalu di bulan Oktober buah Stawberry asal Korea juga ada di Indonesia," kata Lee Seung Hoon, Kepala Perwakilan Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2024).

Baca juga : Impor Makanan Korea Ke Indonesia Alami Peningkatan

Tidak hanya itu, dia pun membeberkan produk makanan Korea Selatan memiliki cita rasa yang berbeda.

Untuk itu, pihaknya optimistis dapat bersaing dengan produk makanan Indonesia lainnya.

"Korea itu terkenal dengan makananannya yang manis dan harga terjangkau jadi banyak diminati serta kita kualitasnya juga bagus," jelasnya.

Baca juga : Bamsoet Dorong Pembangunan Banyak RS Internasional di Indonesia

Dia menargetkan transaksi 3 juta Dolar AS keuntungan pada acara Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2024. Hal ini dikarenakan banyaknya kerja sama dengan perusahaan Indonesia dalam memperkenalkan produk makanan Indonesia.

"Saat ini nilai transaksi kerja sama kita mencapai 3 juta Dolar AS dan sudah terkumpul 5 juta Dolar AS," bebernya.

Sementara itu, 12 perusahaan Korea menyajikan produk-produk mereka di booth Korea Pavilion dalam acara yang digelar di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat dari 23-26 Juli tersebut.

Baca juga : Kontes Ternak dan Ekspo Pangan Jabar Kembali Digelar, Ini Waktunya

Produk-produk dari Korea Selatan sudah banyak diterima oleh masyarakat Indonesia seiring makin dicintainya K-Pop dan K-Drama, tetapi memasarkan makanan dan minuman Korea Selatan di Tanah Air tetap memiliki tantangannya sendiri.

"Butuh waktu lama untuk bisa masuk ke pasar Indonesia, termasuk mengurus sertifikat halal dan lainnya. Di sinilah AT (Korea Agro-Trade Center) hadir (membantu perusahaan Korea) mengurus sertifikasi halal, izin BPOM dan yang lain," tuturnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.