Dark/Light Mode

Penyaluran Kredit Dan Pembiayaan Melesat

Kinerja BTN Semester I-2024 Makin Ciamik

Sabtu, 27 Juli 2024 07:05 WIB
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk Nixon LP Napitupulu (kedua kanan), Direktur Risk Management Setiyo Wibowo (kiri), Direktur Finance Nofry Rony Poetra (kedua kiri) dan Direktur Distribution and Institutional Funding Jasmin, tersenyum usai melihat laporan keuangan pada acara Analyst Meeting 1H24 di Menara BTN, Jakarta, Kamis (25/7/2024). (Foto: AMA/RAKYAT MERDEKA/RM.ID)
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk Nixon LP Napitupulu (kedua kanan), Direktur Risk Management Setiyo Wibowo (kiri), Direktur Finance Nofry Rony Poetra (kedua kiri) dan Direktur Distribution and Institutional Funding Jasmin, tersenyum usai melihat laporan keuangan pada acara Analyst Meeting 1H24 di Menara BTN, Jakarta, Kamis (25/7/2024). (Foto: AMA/RAKYAT MERDEKA/RM.ID)

 Sebelumnya 
Laba bersih UUS BTN tercatat melonjak mencapai 31,7 persen yoy menjadi Rp 370 miliar, dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 281 miliar.

Capaian positif BTN Syariah tersebut didukung pertumbuhan bisnis yang stabil. Pembiayaan syariah tercatat tumbuh sekitar 22 persen yoy menjadi Rp 41 triliun, bila dibandingkan akhir Juni 2023 sebesar Rp 34 triliun.

Sedangkan total DPK yang berhasil dihimpun BTN Syariah mencapai Rp 46 triliun, atau tumbuh 32 persen yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 35 triliun.

Dengan capaian tersebut, aset BTN Syariah berhasil tumbuh 20 persen yoy menjadi Rp 56 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 46 triliun.

Baca juga : Cek Rutin Instalasi Listrik Dan Wajib Punya Alat Pemadam

Terpisah, Chief Executive Of­ficer Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengapresiasi capaian kinerja BTN.

Menurutnya, sebagai bank yang fokus terhadap penyaluran KPR, BTN diyakininya mampu mengakomodir kebu­tuhan pembiayaan properti di tengah berbagai tantangan in­dustri keuangan. Apalagi potensi bisnis pembiayaan perumahan masih sangat luas.

Namun dia mengingatkan, adanya tren NPL KPR yang terus naik. “Ini terjadi karena ada penurunan ekonomi bagi masyarakat kelas menengah bawah,” kata Ali kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Meski begitu, lanjutnya, posisi NPL properti saat ini masih di­anggap sehat, kendati mendekati batas psikologis maksimal, yakni 3 persen.

Baca juga : Tim Garuda Muda Siap Gempur Harimau Malaya

Karena itu, dia menyerukan, perbankan harus mengantisi­pasi dampaknya, terutama bagi BTN yang memiliki core busi­ness di KPR.

“Kewaspadaan dan mitigasi risiko dari bank harus tetap menjadi perhatian, supaya dapat menahan laju NPL,” imbaunya.

Lebih lanjut Ali menyinggung soal program rumah murah atau KPR subsidi yang juga digarap BTN. Dia menyarankan agar Pemerintah membangun program rumah murah di lokasi yang dekat akses transportasi umum.

“Mudahnya akses transportasi umum sangat penting bagi para pekerja yang bekerja di sana, tetapi belum mampu mem­beli rumah di tengah kota,” ujarnya. DWI

Baca juga : Pelatih Kanada Dipecat!

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Sabtu, 27 Juli 2024 dengan judul "Penyaluran Kredit Dan Pembiayaan Melesat, Kinerja BTN Semester I-2024 Makin Ciamik"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.