Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini dibuka melemah 0,10 persen ke level Rp 16.205 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp 16.189 per dolar AS.
Perdagangan mayoritas mata uang di kawasan Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Won Korea Selatan minus 0,15 persen, dolar Hong Kong melemah 0,06 persen, yen Jepang turun 0,31 persen, yuan China melemah 0,21 persen, baht Thailand naik 0,11 persen, dan dolar Singapura menguat 0,08 persen
Baca juga : Awal Pekan, Rupiah Menguat Ke Level Rp 16.162
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,12 persen ke level 102,60. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro stagnan di level Rp 17.722, terhadap poundsterling Inggris melemah 0,08 persen ke level Rp 20.680, dan terhadap dolar Australia minus 0,33 persen ke level Rp 10.542.
Analis Pasar Uang dan Komoditas, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah cenderung melemah pada pagi ini di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi dunia.
Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Melemah Ke Rp 16.264
"Rupiah diperkirakan akan berbalik melemah terhadap dolar AS oleh sentimen risk off di pasar dengan anjloknya bursa dunia di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global terutama AS dan China," katanya di Jakarta, Selasa (6/8/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di rentang Rp 16.150-Rp 16.300 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya