Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Awal pekan, nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,18 persen ke level Rp 15.953 per dolar AS dibanding penutupan perdagangan pada Jumat (9/8/2024) di level Rp 15.925 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas melemah terhadap dolar AS. Baht Thailand minus 0,01 persen, dolar Singapura minus 0,01 persen, dolar Hong Kong melemah 0,03 persen, yuan China melemah 0,08 persen, won Korea Selatan melemah 0,12 persen, yen Jepang minus 0,24 persen dan ringgit Malaysia merosot 0,27 persen
Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Melemah Ke Rp 15.938
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya menguat 0,01 persen ke level 102,96. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,17 persen ke level Rp 17.407, terhadap poundsterling Inggris minus 0,14 persen ke level Rp 20.340, dan terhadap dolar Australia melemah 0,34 persen ke level Rp 10.497.
Analis Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah akan berkonsolidasi terhadap dolar AS.
Baca juga : Pagi Ini, Rupiah Menguat Di Level Rp 16.010 Per Dolar AS
“Investor cenderung wait and see mengantisipasi sejumlah data ekonomi penting. Ada data inflasi dan penjualan ritel AS, data perdagangan Indonesia, serta data industri dan ritel China," jelasnya, Senin (12/8/2024).
Ia memproyeksi, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 15.900 hingga Rp 16.050 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya