Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Perlunya Mitigasi Dampak Guncangan Global
APBN Lindungi Daya Beli Dan Stabilitas Ekonomi
Rabu, 21 Agustus 2024 07:05 WIB
Sebelumnya
Bendahara Negara ini menjelaskan, kinerja makro fiskal Indonesia pada 2023 atau tahun pertama pemulihan pandemi menunjukkan hasil yang memuaskan. Defisit fiskal terkendali, bahkan turun ke tingkat 1,61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Rasio utang, secara bertahap juga telah turun sesudah mengalami kenaikan akibat pandemi, yaitu di kisaran 39,2 persen.
Baca juga : Inovasi SIG Bakal Jadi Role Model Konstruksi
Sri Mulyani juga mengklaim, tingkat pengangguran terbuka juga menurun dari 5,86 persen pada 2022 menjadi 5,32 persen pada 2023. Angka kemiskinan juga menurun dari 9,54 persen menjadi 9,36 persen. Indeks pembangunan manusia naik dari 73,77 menjadi 74,39.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan global.
Baca juga : Hore, 2.704 Guru Honorer Direkrut Via Jalur Resmi
“Pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu terjaga di kisaran 5 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan global yang sebesar 3,4 persen,” kata Jokowi, saat Sidang Paripurna DPR Tahun Sidang 2024-2025 di Gedung MPR/DPR/DPD Jakarta, Jumat (16/8/2024).
Jokowi mengatakan, sebagai bangsa yang tangguh, Indonesia mampu menghadapi tantangan yang sangat berat selama 10 tahun terakhir. Mulai dari pandemi Covid-19, gejolak geopolitik global, perang dagang dan berbagai ancaman krisis, serta perubahan iklim yang menimbulkan banyak bencana.
Baca juga : Si Nyonya Tua Tampil Trengginas
“Alhamdulillah, walau diterpa banyak tantangan dan ketidakpastian, kondisi politik dan ekonomi kita tetap stabil, bahkan mampu tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Selasa, 21 Agustus 2024 dengan judul "Produksi Semen Hijau, Inovasi SIG Bakal Jadi Role Model Konstruksi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya