Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tahun Depan Target Investasi Rp 2.000 Triliun
Kondisi Ekonomi Yang Stabil Masih Jadi Magnet Investor
Minggu, 1 September 2024 07:10 WIB
Sebelumnya
“Jadi, kebijakan-kebijakan terkait dengan financial policy itu harus kita integrasikan dan petakan, bagaimana dukungan terhadap penganggaran kegiatan secara keseluruhan,” sebutnya.
Keempat, Indonesia juga patut mengintegrasikan kebijakan perdagangan.
Menurutnya, kebijakan dagang yang jelas berperan penting jika integrasi kebijakan sudah dilakukan oleh sisi industri dan finansialnya.
“Kebijakan dagang yang tidak jelas akan jadi hambatan bagi kelancaran arus barang, baik yang berasal dari impor maupun ekspor keluar,” ujarnya.
Baca juga : Ekosistem Kendaraan Listrik Bakal Melesat
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan, pihaknya akan melakukan pendalaman pasar dan menjamin kelancaran sistem pembayaran untuk mendukung pencapaian target investasi Pemerintah pada 2025 yang dipatok Rp 1.900 hingga Rp 2.000 triliun.
“Hal tersebut sangat dibutuhkan karena sektor riil di Indonesia berkembang cepat. Tentunya kita juga harus mempunyai sektor keuangan yang bisa berkembang dengan cepat juga,” kata Destry di Jakarta, Rabu (28/8/2024).
BI, lanjut Destry, juga berkomitmen menjaga struktur suku bunga di pasar uang rupiah. Hal tersebut untuk menjaga daya tarik imbal hasil bagi aliran masuk portofolio asing ke aset keuangan domestik.
Selain itu, BIjuga terus memperkuat bauran kebijakan moneter, makroprudensial dan sistem pembayaran untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, di tengah masih tingginya risiko ketidakpastian pasar keuangan global.
Baca juga : Warga Jakarta Kesulitan Mendapatkan Air Bersih
Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah meyakini, tren positif investasi bisa berlanjut hingga tahun depan. Artinya, target realisasi investasi hingga Rp 2.000 triliun Pemerintahan Presiden Prabowo bisa dicapai.
“Kita berkaca dari kinerja Kementerian Investasi dalam beberapa tahun terakhir. Target yang diberikan ke Pak Bahlil (menteri investasi sebelumnya) bisa tercapai tiap tahun. Di era Pak Rosan Roeslani (Menteri Investasi saat ini) harusnya tinggal meneruskan saja,” kata Piter kepada Rakyat Merdeka, Jumat (30/8/2024).
Menurutnya, meski kondisi ekonomi global masih melemah, kondisi ekonomi Indonesia yang stabil dan potensi sumber daya Indonesia yang cukup besar masih jadi magnet bagi para investor.
Namun Piter mengingatkan, Pemerintah jangan terbuai dengan kondisi ekonomi Indonesia dan investasi besar yang masuk ke Indonesia. Pasalnya, peningkatan investasi selama ini belum signifikan mendorong pertumbuhan ekonomi. NOV
Baca juga : Manchester United Vs Liverpool, The Red Devils Pincang
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Minggu, 1 September 2024 dengan judul "Tahun Depan Target Investasi Rp 2.000 Triliun, Kondisi Ekonomi Yang Stabil Masih Jadi Magnet Investor"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya