Dark/Light Mode

Selama 5 Tahun Terakhir

Bukukan Kinerja Ciamik, Aset BNI Dan BTN Melesat

Sabtu, 28 September 2024 07:05 WIB
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo (kiri) dan Corporate Secre­tary BTN Ramon Armando (kanan).
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo (kiri) dan Corporate Secre­tary BTN Ramon Armando (kanan).

 Sebelumnya 
Sementara Corporate Secre­tary BTN Ramon Armando me­nyampaikan, peningkatan aset buah dari hasil transformasi dan inovasi yang dilakukan perse­roan. Terutama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan, termasuk KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Dengan transformasi tersebut, BTN tidak hanya memperkuat pembiayaan perumahan, tapi juga memperluas ke lini bisnis lainnya.

Ramon menekankan, selama lima tahun terakhir, BTN terus berbenah diri dan menjalankan transformasi di berbagai aspek, baik bisnis, operasional, teknolo­gi, kultur, maupun sumber daya manusia (human capital). Tu­juannya adalah untuk mening­katkan kinerja dan memperkuat kualitas bisnis, agar perseroan dapat menciptakan pertumbuhan yang lebih baik dan berkelanju­tan di masa depan.

“Serta memberikan nilai tam­bah bagi para pemangku kepentingan,” ujar Ramon di Jakarta, Jumat (27/9).

Peningkatan aset BTN terse­but juga didorong penyaluran kredit dan pembiayaan syariah yang melaju selama lima tahun terakhir.

Baca juga : Shigeru Ishiba Akhirnya Menjadi PM Baru Jepang

Per semester I-2024, kredit dan pembiayaan BTN berada di posisi Rp 352,06 triliun, atau naik 35,35 persen dari Rp 260,11 triliun pada akhir 2020.

Peningkatan fungsi interme­diasi tersebut sejalan dengan komitmen BTN menjadi mitra keuangan yang diandalkan bagi pemangku kepentingan dalam ekosistem perumahan, dengan menyediakan solusi menyeluruh dari sisi supply dan demand.

Laju penyaluran kredit dan pembiayaan juga meningkat, didukung optimalisasi digital yang mempermudah nasabah mengak­ses layanan perbankan BTN.

Kinerja penyaluran kredit dan pembiayaan juga sukses mempertahankan posisi BTN sebagai pemimpin pasar KPR di Indonesia, dengan penguasaan market share sekitar 40 persen.

Melalui penyaluran kredit, BTN juga ikut menggerakkan 181 sub-sektor ekonomi serta lebih dari 7 ribu pengembang perumahan, dan 3 ribu notaris telah bermitra dengan perseroan.

Baca juga : BI Ngajak Investor China Garap Proyek Panas Bumi

Di Indonesia, BTN pun ter­catat menjadi bank satu-satunya yang memiliki portofolio terbe­sar di sektor perumahan, yakni 85 persen dari total kredit dan pembiayaannya disalurkan ke sektor tersebut.

BTN juga telah menyalurkan kredit dan pembiayaan untuk 5,2 juta unit rumah sejak 1976.

Kinerja BTN tersebut juga sesuai misi BTN, lanjut Ra­mon, yakni aktif mendukung Pemerintah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.

“Terutama mereka yang ber­penghasilan rendah, melalui kepe­milikan rumah yang layak huni dan terjangkau,” kata Ramon.

Dia melanjutkan, selain men­dukung melalui penyaluran KPR subsidi, BTN turut proak­tif dalam memberikan ide dan masukan kepada Pemerintah, agar program perumahan subsidi dapat berjalan dengan baik dan lebih tepat sasaran.

Baca juga : BPBD DKI Terus Asah Kesaktian

Tidak hanya kuat dalam KPR subsidi, BTN juga dikenal handal dalam penyaluran KPR Non Subsidi. Ini terbukti dengan terus meningkatnya penyaluran kredit dan pembiayaan perumahan.

Dalam setahun terakhir, BTN juga telah memperluas ekspansi KPR Non Subsidinya ke seg­men Emerging Affluent atau kelas menengah ke atas.

“Permintaan KPR di segmen tersebut terus tumbuh, karena BTN mampu bersaing dengan bank-bank lain yang dikenal menjadi pemain-pemain utama di segmen tersebut,” pungkas­nya. DWI

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Sabtu, 28 September 2024 dengan judul "Selama 5 Tahun Terakhir, Bukukan Kinerja Ciamik, Aset BNI Dan BTN Melesat"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.