Dark/Light Mode

Pasca 4 Kali Kalah Bertempur

Shigeru Ishiba Akhirnya Menjadi PM Baru Jepang

Sabtu, 28 September 2024 07:00 WIB
Shigeru Ishiba melambaikan tangannya setelah terpilih sebagai ketua partai berkuasa di Jepang, Liberal Demokratic Party atau LDP, di Tokyo, Jumat (27/9/2024). Foto: NIKKEI ASIA/MAYUMI TSUMITA
Shigeru Ishiba melambaikan tangannya setelah terpilih sebagai ketua partai berkuasa di Jepang, Liberal Demokratic Party atau LDP, di Tokyo, Jumat (27/9/2024). Foto: NIKKEI ASIA/MAYUMI TSUMITA

RM.id  Rakyat Merdeka - Mantan Menteri Pertahanan Jepang Shigeru Ishiba terpilih menjadi pemimpin partai yang berkuasa, Partai Demokrat Liberal (LDP), pada pemilihan yang diadakan Jumat (27/9/2024). Ini artinya, Jepang punya Perdana Menteri (PM) baru bulan depan.

LDP kini memegang mayoritas kursi di Majelis Rendah, Parlemen Jepang (Diet). Sebagai Ketua Partai, Ishiba akan menjabat sebagai PM baru Jepang selanjutnya. Kemungkinan besar, partai berkuasa itu akan menggelar Pemilu sela untuk memperkuat mandat mereka.

Ishiba akan menggantikan PM Fumio Kishida, yang telah mengumumkan pengunduran diri dan tidak mencalonkan diri lagi dalam Pemilihan Ketua LDP.

Sebagai Ketua LDP, Ishiba akan menjabat selama tiga tahun dan dia bisa menjabat selama tiga periode berturut-turut.

Baca juga : BI Ngajak Investor China Garap Proyek Panas Bumi

Dalam sambutannya setelah kemenangannya diumumkan, Ishiba memuji Fumio Kishida atas keputusannya mundur.

“Kita memperoleh kembali kepercayaan rakyat dan LDP dapat terlahir kembali. Kita harus merespons sebagai satu kesatuan,” kata Ishiba, dilansir Nikkei Asia.

Ishiba merupakan mantan bankir yang telah menjadi anggota parlemen selama hampir 40 tahun. Dia memiliki pengalaman kementerian yang luas dalam berbagai bidang, termasuk pertahanan dan pertanian. Dia juga pernah menduduki jabatan senior di LDP, termasuk sekretaris jenderal, posisi nomor dua di partai tersebut.

Ishiba merupakan politisi favorit dari para anggota partai. Meski demikian, hubungan dengan anggota parlemen LDP lainnya sering kali tidak harmonis karena dia kerap blak-blakan mengkritik para petinggi partai. Ini juga yang menjadi alasan utama mengapa empat pencalonannya sebagai ketua partai sebelumnya gagal.

Baca juga : BPBD DKI Terus Asah Kesaktian

Ishiba telah bersumpah bahwa kali ini adalah “pertempuran terakhirnya”.

Profesor politik pada Universitas Tokyo Yu Uchiyama mengatakan, saat ini Ishiba diuntungkan oleh situasi. Ishiba dinilai sosok yang jujur dan adil di tengan mencuatnya sejumlah skandal yang memicu ketidakpuasan publik terhadap LDP.

Seperti dilansir AFP, Jumat (27/9/2024), Ishiba (67) berhasil di putaran kedua mengalahkan pesaing utamanya, Menteri Negara untuk Keamanan Ekonomi Sanae Takaichi, yang berpotensi menjadi PM wanita pertama di Jepang.

Pengalaman Ishiba menangani isu-isu sosial yang sulit, seperti reformasi pertanian, juga dinilai membuatnya lebih memenuhi syarat untuk menjadi PM Jepang dibandingkan Takaichi.

Baca juga : Arsenal Vs Leicester City, Buru Posisi Tiga Besar

Ishiba juga dikenal sebagai ahli dalam kebijakan pertahanan dan mengusulkan pembentukan aliansi militer versi Asia yang menyerupai aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) serta memperjuangkan keseimbangan dalam aliansi keamanan Jepang-AS.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.