Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Insentif Penjualan Perlu Dilanjutkan
Masyarakat Sukarela Pake Kendaraan Berbasis Listrik
Selasa, 15 Oktober 2024 07:05 WIB
Sebelumnya
“Sehingga dapat menghasilkan produk yang bernilai tambah tinggi di Indonesia, yakni kendaraan listrik,” kata Heri melalui siaran pers, Kamis (10/10/2024).
Lebih lanjut ia menjelaskan, ekosistem Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB) juga memerlukan sumber daya mineral dalam jumlah signifikan.
Contohnya, kata dia, dalam sebuah mobil listrik komponen grafit atau karbon memiliki porsi hingga 33,34 persen, nikel 25 persen, alumunium 19,23 persen, tembaga 12,82 persen dan lithium 3,21 persen.
Baca juga : Bahlil Janji Pangkas Izin Eksplorasi Migas
Saat ini Mind ID setidaknya mengelola 14 komoditas mineral terdiri dari alumunium, kobalt, logam tanah jarang, mangan, nikel, platinum, silika, tembaga, timah, titanium, zirkonium, emas, perak dan batubara, yang nilai manfaatnya terus ditingkatkan, melalui program hilirisasi.
“Dengan keunggulan saat ini, kami yakin Indonesia memiliki peluang menjadi pemain penting di industri kendaraan listrik global,” ucapnya.
Tak hanya itu, selain berpotensi mendukung ekosistem kendaraan listrik, komoditas mineral kritis dan strategis juga menjadi bahan baku utama untuk sejumlah sektor lain. Seperti elektronika, industri pertahanan, industri panel surya, farmasi, kesehatan, hingga komestik.
Baca juga : Warga Jakarta Kini Mudah Periksa Kesehatan Mental
Karenanya, perseroan berupaya untuk terus mengeksplorasi kesempatan agar bisa memberi manfaat optimal bagi negara. Dan mendukung Visi Indonesia Emas 2045.
Komitmen pembangunan ekosistem kendaraan listrik, juga dilakukan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.
Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti mengaku, akan terus mendorong peralihan kendaraan BBM ke listrik. Di antaranya dengan terus membangun ekosistem Electric Vehicle (EV) di dalam negeri.
Baca juga : Motor Dan Truk Menjadi Penyumbang Terbesar
Hingga saat ini, PLN telah membangun sebanyak 2.057 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), 2.182 unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dan 9.601 unit Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang tersebar di wilayah Indonesia.
“Upaya ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat dapat menggunakan kendaraan listrik dengan nyaman,” kata Edi melalui siaran pers, Rabu (25/9/2024). IMA
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 9, edisi Selasa, 15 Oktober 2024 dengan judul "Insentif Penjualan Perlu Dilanjutkan, Masyarakat Sukarela Pake Kendaraan Berbasis Listrik"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya