Dark/Light Mode

Insentif Penjualan Perlu Dilanjutkan

Masyarakat Sukarela Pake Kendaraan Berbasis Listrik

Selasa, 15 Oktober 2024 07:05 WIB
Insentif Penjualan Perlu Dilanjutkan Masyarakat Sukarela Pake Kendaraan Berbasis Listrik

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemberian insentif kendaraan listrik diharapkan terus dilanjutkan. Sebab, kebijakan itu selama ini efektif mengerek minat masyarakat membeli kendaraan ramah lingkungan tersebut.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun mencatat per Agustus 2024, penyaluran pembiayaan kendaraan listrik mencapai Rp 29,07 triliun.

Pengamat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Toto Pranoto mengatakan, pengalihan peng­gunaan kendaraan dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke listrik, sudah menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

Selain itu, Pemerintah sudah membuat program yang berkai­tan dengan insentif. Sehingga hal ini dapat menarik minat masyarakat untuk berpindah menjadi pengguna kendaraan berbasis listrik.

Baca juga : Bahlil Janji Pangkas Izin Eksplorasi Migas

“Jika kebijakan dan insentif terus dijalankan, maka tanpa dipaksa pun, masyarakat sukare­la menjadi pengguna kendaraan listrik,” ujar Toto kepada Rakyat Merdeka, Senin (14/10/2024)

Langkah selanjutnya, kata dia, adalah memperkuat ekosistem kendaraan listrik. Karena hal itu akan melibatkan banyak pihak, yakni tidak hanya terkait produsen kendaraan dan kon­sumen saja.

Ada juga lembaga pembiayaan, yang kalau kebijakan Pemerintah soal kendaraan listrik terus berlangsung di tahun-tahun mendatang, Toto yakin, masyarakat akan tertarik dengan insen­tif yang ditawarkan.

Jika melihat catatan OJK yang menunjukkan peningkatan pem­biayaan atas kendaraan listrik, Toto yakin, industri keuangan masih berminat untuk terus menyalurkan pembiayaannya.

Baca juga : Warga Jakarta Kini Mudah Periksa Kesehatan Mental

Untuk itu, ia menyarankan Pemerintah mematok target waktu atas pengalihan kendaraan berbahan bakar fosil ke listrik.

“Jadi implementasinya lebih jelas dan harus dijalankan secara berkelanjutan,” katanya.

Terpisah, Corporate Secre­tary BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia atau Mind ID Heri Yusuf mengatakan, pihaknya berkomitmen mengopti­malkan pengolahan Sumber Daya Alam (SDA) mineral untuk men­dukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Menurut Heri, komoditas mineral kelolaan Grup Mind ID memiliki peranan besar dalam ekosistem kendaraan listrik.

Baca juga : Motor Dan Truk Menjadi Penyumbang Terbesar

Sehingga upaya proaktif un­tuk membangun hilirisasi dan industrialisasi mineral, sekaligus integrasinya dengan sektor manu­faktur, terus dilakukan perseroan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.