Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tak Mau Investor Kabur
Bahlil Janji Pangkas Izin Eksplorasi Migas
Selasa, 15 Oktober 2024 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan jurus jitu agar investor di sektor minyak dan gas (migas) tidak kabur. Salah satu upaya yang bisa dilakukan, yakni memangkas proses perizinan eksplorasi migas.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan, ke depan, regulasi ratusan perizinan eksplorasi migas akan disederhanakan dan lifting migas bakal ditingkatkan.
Menurut Bahlil, jumlah izin eksplorasi migas di Indonesia sangat banyak dan membuat proses masuknya investor menjadi lambat. Dari 320 izin yang sebelumnya harus dipenuhi untuk melakukan eksplorasi, kini telah dipangkas menjadi 140 izin.
Baca juga : Warga Jakarta Kini Mudah Periksa Kesehatan Mental
“Ini harus dipangkas lagi supaya investor masuk. Kita ubah,” kata Bahlil saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) di Jakarta, Senin (14/10/2024).
Bahlil mengatakan, untuk menarik investasi asing, Indonesia perlu menawarkan iklim bisnis yang kompetitif dengan regulasi yang tidak berbelit-belit. Salah satu caranya, merampingkan jumlah izin yang diperlukan untuk eksplorasi.
Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses investasi dan mendorong pengaktifan kembali sumur-sumur yang idle atau tidak aktif.
Baca juga : Motor Dan Truk Menjadi Penyumbang Terbesar
Melalui langkah pemangkasan izin eksplorasi ini, Pemerintah berharap dapat mempercepat revitalisasi industri migas Indonesia, yang akan meningkatkan produksi dan memperkuat ketahanan energi nasional.
“Jika regulasi tidak lebih sederhana, maka investor tidak bisa masuk,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan, langkah pemangkasan perizinan ini didorong oleh kondisi industri migas Indonesia yang masih memiliki banyak sumur idle.
Baca juga : China Vs Indonesia, Ayo.., Garuda Bawa Kemenangan
Berdasarkan data dari Kementerian ESDM, dari total 900.000 sumur migas, hanya sekitar 600.000 yang aktif beroperasi. Sedangkan 16.600 sumur sisanya idle.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya