Dark/Light Mode

Peduli Gizi Anak, TASPEN Dukung Pencegahan Risiko Stunting Pada Balita

Rabu, 23 Oktober 2024 11:05 WIB
TASPEN berkomitmen mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. (Foto: dok. TASPEN)
TASPEN berkomitmen mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. (Foto: dok. TASPEN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan penting dalam kesejahteraan sosial, PT TASPEN (Persero) berkomitmen mendukung Program Prioritas Pemerintah. Termasuk, Program Percepatan Penurunan Stunting yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Dalam upaya ini, TASPEN menyalurkan bantuan makanan bergizi kepada 207 balita berisiko stunting, gizi buruk, dan kekurangan nutrisi di Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (12/9/2024).

Direktur Operasional TASPEN Ariyandi menyerahkan bantuan senilai Rp112,5 juta kepada Camat Cempaka Putih, Igan Muhammad Faisal.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga yang rentan mengalami kekurangan nutrisi, sehingga angka stunting dapat berkurang. Kesadaran terhadap pentingnya asupan gizi yang tepat, juga dapat meningkat.

Terkait hal tersebut, Corporate Secretary TASPEN Henra mengatakan, pihaknya menyadari pentingnya mengatasi masalah stunting untuk menciptakan kondisi kehidupan yang lebih sejahtera.

Baca juga : Dukung Presiden Ke-8 Atasi Stunting, KNPS Bagi 88 Kg Telur Di Bundaran HI

"Dengan menyalurkan bantuan makanan bergizi, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperbaiki gizi balita dan mempercepat penurunan angka stunting," kata Henra.

Dalam kegiatan yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), TASPEN menyalurkan bantuan berupa makanan bergizi kepada sebanyak 172 balita dengan berat badan tidak naik selama 14 hari, 7 balita dengan berat badan kurang selama 14 hari, 18 balita gizi kurang selama 56 hari, dan 10 balita stunting selama 90 hari.

Para balita itu tersebar di tiga kelurahan di wilayah Cempaka Putih, didukung kelompok masyarakat dari unsur Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan kader kesehatan.

Data Sistem Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) Kementerian Kesehatan pada April 2024 menunjukkan, tingkat stunting pada anak di Provinsi DKI Jakarta mencapai 2,03 persen. Prevalensi terbesar terdapat di Kota Jakarta Pusat dengan angka 3,86 persen.

Tahun 2023, angka prevalensi stunting di wilayah Kecamatan Cempaka Putih mencapai 2,64 persen.

Baca juga : Perkembangan Ekonomi Digital Picu Permintaan Listrik Meningkat

Dengan kondisi tersebut, bantuan ini tidak hanya ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan gizi balita di Kecamatan Cempaka Putih, tetapi juga dapat berkontribusi dalam penurunan angka stunting di Provinsi DKI Jakarta, untuk jangka panjang.

Camat Cempaka Putih Igan Muhammad Faisal menuturkan, bantuan program TJSL TASPEN diharapkan dapat mengurangi angka balita stunting di wilayah Cempaka Putih. "Sehingga, anak-anak dapat tumbuh dewasa dengan kualitas kesehatan yang baik untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," ujarnya.

TASPEN secara konsisten mengambil bagian dalam mendukung sektor kesehatan di Indonesia.

Sebelumnya, dalam upaya menciptakan akses kesehatan yang inklusif, TJSL TASPEN telah berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menyediakan cek kesehatan gratis bagi ratusan peserta di Kantor Cabang TASPEN di wilayah Pangkal Pinang, Yogyakarta, Makassar, dan Palu.

Melalui program TJSL, TASPEN terus berkomitmen untuk meningkatkan kontribusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional, termasuk upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir, yang menegaskan bahwa BUMN memiliki peran yang penting dalam membangun ekosistem kesehatan Indonesia.

Tentang PT TASPEN (Persero)

Baca juga : Poshana Dukung Kemasan UMKM Indonesia Menuju Pasar Global

PT TASPEN (Persero) atau Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri adalah Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang bergerak di bidang asuransi tabungan hari tua dan dana pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Negara.

Berdiri sejak 17 April 1963, PT TASPEN (Persero) turut berperan aktif dalam kesejahteraan sosial, khususnya bagi ASN di Indonesia. PT TASPEN (Persero) saat ini memiliki beberapa produk dan layanan, yakni Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Program Jaminan Kematian (JKM), Program Tabungan Hari Tua (THT), dan Program Pensiun.

PT TASPEN (Persero) merupakan The First Chairman of Asian Civil Service Pension Association (ACSPA) atau Ketua Asosiasi Penyelenggara Jaminan Sosial bagi Aparatur Sipil Negara pertama di Asia yang beranggotakan Penyelenggara Jaminan Sosial bagi ASN dari berbagai negara di Asia antara lain Indonesia, Korea Selatan, Filipina, Thailand dan Kamboja.

PT TASPEN (Persero) mengedepankan kenyamanan dan keselamatan peserta dengan menerapkan layanan digital berupa TASPEN PESONA (Tanggap Andal Selamatkan Pensiunan dengan Pelayanan Bebas Corona), yakni layanan berbasis daring yang meliputi TOOS (Taspen One-hour Online Service), layanan E-Klim, Tcare, dan Otentikasi Digital.

Sebagai kanal informasi dapat menghubungi Call Center 1500919, kunjungi situs resmi www.taspen.co.id, tcare.taspen.co.id dan seluruh sosial media resmi milik PT TASPEN (Persero). 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.