Dark/Light Mode

Kebut Proses Industrialisasi

Hilirisasi Buka Banyak Lapangan Kerja Baru

Selasa, 29 Oktober 2024 07:05 WIB
Kebut Proses Industrialisasi Hilirisasi Buka Banyak Lapangan Kerja Baru

RM.id  Rakyat Merdeka - Hilirisasi sektor pertambangan terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Program tersebut diharapkan dikembangkan lebih pesat lagi agar dampaknya merata secara nasional.

Peran BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Holding Industri Pertambangan Indonesia, Mining Industry Indonesia (Mind ID) sebagai penggerak utama hilirisasi industri pertambangan sangat diharapkan memberikan kontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

Peneliti dari Indef (Institute for Development of Economics and Finance) Ahmad Heri Firdaus mengatakan, upaya hilirisasi oleh Mind ID tersebut, salah satunya terlihat pada fokus perusahaan ke beberapa produk industri tambang, yang bisa dikelola untuk mengembang­kan ekosistem baterai Electric Vehicle (EV) dari hulu ke hilir.

Setidaknya, kata Heri, upaya pengembangan itu ditargetkan bisa tercapai pada 2027 untuk sampai ke end product-nya.

Heri menilai, hal tersebut men­jadi prioritas Mind ID, karena bahan bakunya yang melimpah.

Baca juga : Mendagri: Kepala Daerah Harus Mampu Gerak Cepat

“Namun untuk sampai ke end product, perlu beberapa tahapan dan investasi di setiap tier indus­trinya,” ujar Heri kepada Rakyat Merdeka, Senin (28/10/2024).

Selain itu, tambah Heri, dari pengembangan end product tersebut, yang perlu dipastikan juga adalah bagaimana pasarnya. Karena itu, Pemerintah perlu mendorong pembuatan baterai untuk kendaraan listrik di dalam negeri.

“Indonesia bukan sekadar men­jalani masa transisi energi dari fosil ke listrik, tetapi juga penting untuk membangun ekosistem in­dustrinya. Bukan jadi pedagang, atau konsumen saja,” tegasnya.

Lalu, dengan terus terbentuk ekosistem, ia meyakini, skala ekonominya juga sudah lebih tinggi dan lebih efisien. Terben­tuknya titik keseimbangan antara keinginan untuk menggunakan atau membeli kendaraan listrik akan terbentuk dengan sendirinya.

“Itu terjadi kalau ekosistem­nya sudah makin baik,” im­buhnya.

Baca juga : Kuota Penerima Bansos Tolong Ditambah Dong!

Untuk itu, peran sektor pertambangan dan pengolahannya sangat krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, terutama dalam mempercepat proses in­dustrialisasi.

Terlebih, sektor ini memerlu­kan investasi besar dan efektivi­tas investasi yang tinggi, karena Indonesia saat ini masih memi­liki ICOR (Incremental Capital-Output Ratio) yang tinggi.

“Artinya, lebih banyak modal dibutuhkan untuk memproduksi satu unit barang, dibanding negara lain,” katanya.

Karenanya, peran Mind ID sebagai penggerak hilirisasi sangat penting dalam mengatasi tantangan ini.

Mengingat, hilirisasi di sektor pertambangan telah memberi­kan dampak positif di beberapa wilayah di Indonesia, yang menjadi pusat hilirisasi. Seperti Sulawesi Tengah, Sulawesi Se­latan dan Sulawesi Tenggara.

Baca juga : Tim Garuda Tunjukkan Taringnya Di Level Asia

“Pertumbuhan ekonomi dae­rah meningkat pesat, bahkan mencapai 161 persen di bebera­pa kabupaten,” katanya.

Selain itu, imbuhnya, dampak positif hilirisasi terlihat dari menurunnya angka pengang­guran, penurunan kemiskinan dan meningkatnya Indeks Pem­bangunan Manusia (IPM) di daerah-daerah tersebut.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.